Cegah Varian Omicron dengan Prokes Ketat dan Vaksinasi

- Rabu, 5 Januari 2022 | 16:53 WIB
Suasana vaksinasi anak di Kota Kupang
Suasana vaksinasi anak di Kota Kupang

Sinta Tapobali

 

 

Virus Omicron telah masuk ke Indonesia. Setiap daerah harus mempersiapkan strategi untuk mengantisipasi masuknya virus ini serta mengantisipasi penanganan virus Omicron.

Pemerintah Kota Kupang pun melakukan berbagai upaya untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 Omicron serta upaya penanganannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg Retnowati, Rabu (5/1) sore mengatakan bahwa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah masuknya varian Omicron yakni dengan penegakan protokol kesehatan dan vaksinasi.

"Untuk menjawab apa yang diminta oleh Wali Kota Kupang, maka Dinas Kesehatan melalui semua Puskesmas akan membuka pelayanan vaksinasi hingga sore hari," ungkapnya.

Selain itu, Retnowati juga meminta masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan sebisa mungkin mengurangi aktivitas di luar rumah atau bepergian ke luar daerah.

"Pemkot Kupang tentunya bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan, untuk memeriksa secara baik pendatang dari luar Kota Kupang," ungkapnya.

Retnowati katakan, antisipasi yang dilakukan oleh Pemkot Kupang juga melalui persiapan sarana dan prasaran serta fasilitas kesehatan yang lengkap.

Di RSUD S. K Lerik, katanya memiliki 44 tempat tidur untuk pasien covid-19 dan virus lainnya yang merupakan mutasi dari covid-19. Selain itu katanya di Rumah Sakit milik Pemerintah Kota Kupang ini juga memiliki alat produksi oksigen, alat PCR sendiri dan tenaga kesehatan terlatih.

Guna mengantisipasi masuknya varian omicron, Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, meminta dinas terkait untuk terus melakukan percepatan vaksinasi.

Dia meminta masyarakat agar tetap tenang dan mematuhi semua instruksi pemerintah. Hal ini dimaksudkan agar menjaga kondisi tetap aman dan masyarakat tetap terjaga dari bahaya virus Covid-19 maupun antisipasi masuknya varian omicron.

Pemerintah Kota Kupang juga sudah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), agar benar-benar memperhatikan syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh mereka yang masuk ke Kota Kupang.

Sementara itu, Direktur RSUD S. K Lerik, dr Marsiana Halek mengatakan, saat ini, dari 44 tempat tidur untuk pasien covid-19, terisi dua psien.

Marsiana menjelaskan, masyarakat harus menjaga kondisi ini, agar jangan sampai masuk gelombang ketiga Covid-19. Salah satu cara dengan vaksinasi. Sampai saat ini, capaian vaksinasi di Kota Kupang untuk dosis pertama mencapai 89,10 persen, dosis ke dua 66,39 persen. (Yan/ol)

Editor: Administrator

Terkini

Menhan Prabowo Subianto Tiba di Kupang

Jumat, 28 Januari 2022 | 18:37 WIB

Bandara Halim Perdanakusuma Segera Direvitalisasi

Sabtu, 22 Januari 2022 | 07:20 WIB

DPRD Malaka Sudah Laporkan LHKPN Tahun 2021

Senin, 17 Januari 2022 | 21:42 WIB

Kapolda NTT Perintahkan Anak Buahnya Koreksi Diri

Senin, 17 Januari 2022 | 13:21 WIB

Jadwal Tahapan Pilkada 2024 masih Kabur

Senin, 17 Januari 2022 | 09:06 WIB

Politik Bukan Hal Tabu bagi Perempuan

Jumat, 14 Januari 2022 | 20:15 WIB

DPRD Minta KPUD Hitung Ulang Anggaran Pilgub NTT

Jumat, 14 Januari 2022 | 11:30 WIB
X