Puncak Omicron Diprediksi Pekan Pertama Februari, Jokowi Gratiskan Vaksin Booster

- Rabu, 12 Januari 2022 | 08:53 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

KUPANG, VICTORY NEWS-Gelombang penularan Covid-19 varian Omicron di Indonesia tinggal menunggu waktu, seiring terjadinya penularan atau transmisi lokal.

Kementerian Kesehatan memperkirakan puncak kasus varian Omicron terjadi pada Februari mendatang.

Baca Juga: WHO Rekomendasikan Penerima Vaksin Sinovac Dapat Booster

"Prediksinya pada minggu pertama dan kedua Februari," kata Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi kepada Katadata.co.id, Selasa (11/1/2022).

Kementerian Kesehatan mengacu pada data rata-rata puncak kasus Omicron di beberapa negara yang terjadi 38 hari sejak kenaikan kasus.

Hal ini terjadi di Zambia, Inggris Raya, dan Afrika Selatan. Di Zambia, kenaikan kasus Omicron terjadi pada 2 Desember 2021.

Baca Juga: Cegah Varian Omicron dengan Prokes Ketat dan Vaksinasi

Kemudian, puncak penularan terjadi pada hari ke-34 setelahnya, yaitu 4 Januari 2022.

Adapun di Inggris Raya, kenaikan Omicron terjadi pada 28 November 2021. Puncak kasus terjadi pada 4 Januari 2022 atau 37 hari setelah kenaikan kasus.

Begitu pula di Afrika Selatan. Puncak kasus terjadi pada 19 Desember 2021 atau 42 hari setelah tanggal kenaikan Omicron pada 8 November 2021.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Sumber: katadata.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menhan Prabowo Subianto Tiba di Kupang

Jumat, 28 Januari 2022 | 18:37 WIB

Bandara Halim Perdanakusuma Segera Direvitalisasi

Sabtu, 22 Januari 2022 | 07:20 WIB

DPRD Malaka Sudah Laporkan LHKPN Tahun 2021

Senin, 17 Januari 2022 | 21:42 WIB

Kapolda NTT Perintahkan Anak Buahnya Koreksi Diri

Senin, 17 Januari 2022 | 13:21 WIB

Jadwal Tahapan Pilkada 2024 masih Kabur

Senin, 17 Januari 2022 | 09:06 WIB

Politik Bukan Hal Tabu bagi Perempuan

Jumat, 14 Januari 2022 | 20:15 WIB

DPRD Minta KPUD Hitung Ulang Anggaran Pilgub NTT

Jumat, 14 Januari 2022 | 11:30 WIB
X