Wujudkan Komitmen Good Governance Tingkat Global, Kemenlu dan BPK Teken Nota Kesepahaman

- Rabu, 12 Januari 2022 | 11:25 WIB
Menlu Retno Marsudi saat  menyampaikan sambutan dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dan Koordinasi dalam Rangka Mendukung Tugas dan Fungsi Kelembagaan bersama BPK RI, Rabu (12/1/2022). Dok. Kemenlu RI
Menlu Retno Marsudi saat menyampaikan sambutan dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dan Koordinasi dalam Rangka Mendukung Tugas dan Fungsi Kelembagaan bersama BPK RI, Rabu (12/1/2022). Dok. Kemenlu RI

JAKARTA,VICTORY NEWS-Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dan BPK menandatangani Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dan Koordinasi dalam Rangka Mendukung Tugas dan Fungsi Kelembagaan.

Penandatanganan dilakukan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Agung Firman Sampurna, di Auditorium BPK, Rabu (12/1/2022).

Kerja sama yang disepakati mencakup pertukaran data dan/atau informasi, kajian dan penelitian, dukungan diplomasi, pendidikan dan pelatihan, dan kegiatan atau bidang lain sesuai kebutuhan yang disepakati para pihak.  

Baca Juga: Ini Enam Lowongan Pelatihan Berbasis Kompetensi dari UPTD Latihan Kerja NTT

Dalam situs resmi Kemenlu RI dijelaskan, makna dari penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut, yakni bukti komitmen untuk meningkatkan kualitas akuntabilitas keuangan dan kinerja organisasi Kementerian Luar Negeri dan Komitmen Kementerian Luar Negeri dan Badan Pemeriksa Keuangan dalam mewujudkan good governance di tingkat global.

Kementlu juga berkomitmen untuk terus memperkuat profile Badan Pemeriksa Keuangan Indonesia di dunia internasional, termasuk saat Presidensi G-20 Indonesia dengan mendukung inisiatif Badan Pemeriksa Keuangan membentuk Supreme Audit Institutions 20 (SAI 20). 

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Astrid dan Lael, Kapolda Baru NTT Angkat Bicara

Diharapkan Nota Kesepahaman dapat menjadi landasan kuat untuk kerja sama antara Kementerian Luar Negeri dengan Badan Pemeriksa Keuangan melalui pendekatan whole of government, serta dapat lebih menata dan memperkuat kerjasama untuk menghadapi tantangan maupun memanfaatkan berbagai peluang internasional dalam rangka memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi pencapaian tujuan bernegara.

Selain itu, penandatanganan Nota Kesepahaman menandakan bahwa mesin diplomasi akan terus berjalan dengan optimal di masa mendatang tidak hanya melalui peningkatan kapasitas kinerja organisasi Kementerian Luar Negeri, namun juga melalui peran Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia secara langsung pada berbagai forum internasional.***

Editor: Yance Jengamal

Tags

Terkini

Keluarga Brigadir J Minta Putri Chandrawati Jujur

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:17 WIB
X