Kejari TTU Bongkar Dugaan Korupsi Alkes 2015, Kerugian Negara Mencapai Rp2,7 Miliar

- Senin, 17 Januari 2022 | 11:45 WIB
Rumah Sakit Umum Daerah Kefamenanu.  (ISTIMEWA)
Rumah Sakit Umum Daerah Kefamenanu. (ISTIMEWA)

KEFAMENANU, VICTORY NEWS - Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Utara (TTU) kembali membongkar praktik dugaan korupsi di kabupaten itu.

Setelah sejumlah kasus korupsi dibongkar dan mulai disidangkan, kini Kejari TTU mengungkap pengadaan dugaan korupsi alat kesehatan (Alkes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Puskesmas Inbate, Kajari TTU: Naik ke Tahap Penyidikan

Ada dugaan korupsi pada pengadaan alkes berupa Alkes ICU RSUD, pengadaan Alkes Ponek Khusus Maternal, dan pengadaan Alkes Ponek Khusus Noenatal.

Semuanya di RSUD Kefamenanu Tahun Anggaran 2015.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri TTU Roberth Jimmy Lambila, kepada Victory News, Senin (17/1/2022), di Kefamenanu.

Baca Juga: Penyidik Polres TTU segera Limpahkan Berkas Perkara Korupsi Dana Desa Akomi

Dia mengatakan, Kejari TTU sudah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) untuk penanganan dugaan korupsi itu pada awal Januari 2022.

Berdasarkan hasil perhitungan Tim Penyidik Kejaksaan Negeri TTU, kata Robert, ketiga paket proyek pengadaan Alkes tersebut merugikan keuangan negara mencapai Rp2,7 miliar.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi : PPKM Masih Terus Diterapkan

Selasa, 10 Mei 2022 | 10:40 WIB
X