Temui Presiden, Ini Fakta Perjuangan DOB yang Diungkapkan Majelis Rakyat Papua dan Papua Barat

- Jumat, 20 Mei 2022 | 18:34 WIB
Presiden Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menkumham Yasonna Laoly menerima Majelis Rakyat Papua dan Majelis Rakyat Papua Barat di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (20/5/2022). (setkab.go.id)
Presiden Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menkumham Yasonna Laoly menerima Majelis Rakyat Papua dan Majelis Rakyat Papua Barat di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (20/5/2022). (setkab.go.id)

JAKARTA, VICTORYNEWS - Informasi pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua dan Papua Barat mendapat banyak protes dari masyarakat Papua.

Selain protes, masyarakat Papua Diaspora, termasuk di NTT mendukung pembentukan DOB di Papua dan Papua Barat.

Untuk menyatakan fakta yang sebenarnya tentang perjuangan DOB Papua dan Papua Barat Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Majelis Rakyat Papua Barat beraudiensi dengan Presiden.

Baca Juga: Kabar Gembira Bagi Warga Jakarta, Pemprov DKI Kembali Gelar CFD Terbatas, di Kupang Kapan Ya? 

Dilansir victorynews.id dari laman resmi setkab.go.id, Jumat (20/5/2022), audiensi itu dilakukan di Istana Kepresidenan Bogor, pada Jumat (20/5/2022).

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw yang mewakili rombongan mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi pertemuan dengan Presiden Jokowi yang membahas soal DOB Papua.

Baca Juga: Gagal Bawa Timnas U-23 ke Final di SEA Games, Shin Tae Yong Minta Maaf

“Pertama kami sampaikan apresiasi dan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden, atas permintaan kami untuk audiensi hari ini diterima dengan baik oleh Bapak Presiden untuk mengklarifikasi mengenai simpang siurnya informasi mengenai penerapan pelaksanaan Undang-Undang No 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus di Provinsi Papua dan di dalamnya adalah daerah otonomi baru, khusus untuk di Provinsi Papua, ada DOB Papua Selatan, Papua Pegunungan Tengah, dan Papua Tengah,” ungkapnya.

Mathius melanjutkan, rencana pembentukan DOB Papua tersebut merupakan aspirasi murni warga Papua yang telah diperjuangkan sejak lama. Papua Selatan misalnya, disebutnya telah diperjuangkan selama 20 tahun.

Baca Juga: Maria Janethasia Sale, Siswi SDI Nunur Juara I Lomba Bertutur Tingkat Kabupaten Manggarai Timur

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Sumber: setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kepala BNPB Pimpin Satgas Penanganan PMK

Senin, 27 Juni 2022 | 08:28 WIB

Menpan RB Tjahjo Kumolo Masuk Rumah Sakit

Jumat, 24 Juni 2022 | 11:26 WIB

Artis Senior Rima Melati Tutup Usia

Kamis, 23 Juni 2022 | 20:29 WIB
X