Menyuruh Tembak Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo Diancam Hukuman Mati

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:28 WIB
Kapolri Jenderal Lystio Sigit Prabowo saat umumkan Irjen FS sebagai tersangka di Mabes Polri beberapa saat lalu.  (Facebook Divisi Humas Polri)
Kapolri Jenderal Lystio Sigit Prabowo saat umumkan Irjen FS sebagai tersangka di Mabes Polri beberapa saat lalu. (Facebook Divisi Humas Polri)

JAKARTA, VICTORY NEWS - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo baru saja mengumumkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat Selasa di Bareskrim Polri, Selasa, (9/8/2022) malam.

Dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Bareskrim Polri telah menetapkan 4 orang tersangka Bharada E, Brigadir RR dan KM. Terbaru yakni Irjen Ferdy Sambo.

Kapolri yang didampingi Kabareskrim Komjen Pol Agus Adrianto menyebut, empat tersangka ini dijerat dengan pasal 340 subsider pasal 338 junto pasal 55 dan 56 KUHP. Ancaman maksimal pasal ini yakni hukuman mari atau penjara seumur hidup.

Baca Juga: Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ferdy Sambo Ternyata Sengaja Melakukan Ini Saat Kejadian

"Ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun," kata Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto.

Irjen Ferdy Sambo sudah diamankan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok Jawa Barat beberapa hari lalu demi kepentingan pemeriksaan khusus.

Ferdy Sambo diduga kuat terlihat kuat dalam kasus pembunuhan dan berupaya mengaburkan TKP dengan memindah sejumlah CCTV serta membuat skenario penembakan.

"FS menyuruh melakukan (penembakan) dan menskenario peristiwa seolah-olah terjadi tembak menembak di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo," kata Agus. 

Baca Juga: BREAKING NEWS Kapolri Umumkan Irjen Ferdy Sambo Tersangka Dugaan Pembunuhan Brigadir J

Sebelumnya, Bareskrim Polri sudah menetapkan ajudan dan supir Irjen Ferdy Sambo Bharada E dan Brigadir RR yang saat ini ditahan Bareskrim Polri.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X