Komnas HAM Akui Sejak Awal Sudah Tahu Bharada E Hanya Tumbal Kasus Brigadir J

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 11:38 WIB
Tangkapan layar, Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menyampaikan dugaan bahwa Bharada E dijadikan tumbal dalam kasus Brigadir J.  (Youtube Kompas TV)
Tangkapan layar, Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menyampaikan dugaan bahwa Bharada E dijadikan tumbal dalam kasus Brigadir J. (Youtube Kompas TV)

JAKARTA, VICTORYNEWS- Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, menyebut Komnas HAM sejak awal sudah tahu bahwa Bharada E hanya ditumbalkan dalam kasus kematian Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.


Komnas HAM sejak awal telah memberikan sinyal jika Bharada E hanyalah tumbal dalam kasus kematian Brigadir J.

Dilansir dari YouTube Kompas TV, Ahmad Taufan Damanik menegaskan, sejak awal Komnas HAM telah memberikan sinyal bahwa Bharada E hanyalah tumbal, ketika Komnas HAM mulai konsen tentang prinsip fair trial.

Baca Juga: Bupati Malaka Bicara Kualitas Guru Akreditasi di SMPN 1 Malaka Timur

"Kalau kalian pernah dengar saya mengambil satu sinyal-sinyal, saya tidak bisa, saya tidak tega, saya bilang seorang Bharada E itu kemudian jadi tumbal semua persoalan ini, mestinya bisa menangkap apa yang saya maksud dengan kami konsen pada fair trial," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Tim Khusus telah menetapkan 4 tersangka dalam kasus kematian Brigadir J, yakni Bharada E, Bripka RR, KM dan Ferdy Sambo.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah mengumumkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka terkait tewasnya Brigadir J.

Ferdy Sambo diduga memerintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir J. Sementara Bripka RR dan KM  ikut membantu dan menyaksikan penembakan Brigadir J. ***

 

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Munas IPEHINDO di Jakarta, NTT Promosikan Tenun

Kamis, 24 November 2022 | 19:59 WIB
X