Ulama dan Santri Aceh Harus Jadi Pejuang Tegaknya Pancasila

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 14:43 WIB
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Drs KH Yudian Wahyudi menyerahkan piagam peresmian Tugu Kongres Santri Pancasila di Meulaboh, Aceh Barat, Kamis (29/9/2022). (dok. BPIP)
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Drs KH Yudian Wahyudi menyerahkan piagam peresmian Tugu Kongres Santri Pancasila di Meulaboh, Aceh Barat, Kamis (29/9/2022). (dok. BPIP)

BANDA ACEH, VICTORYNEWS - Kepala BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) Prof Drs KH Yudian Wahyudi mangajak masyarakat, khususnya para ulama dan santri asal Aceh di Meulaboh, Aceh Barat untuk mengingat kembali jasa para Pahlawan Nasional asal Aceh.

Kepala BPIP menyebut bahwa ulama dan santri asal Aceh di masa penjajahan tampil sebagai pejuang untuk membela Bangsa Indonesia dan tak sedikit yang dikukuhkan menjadi Pahlawan Nasional asal Aceh.

Bahkan, kata Kepala BPIP ada sosok ulama dan santri asal Aceh yang sudah dikukuhkan menjadi Pahlawan Nasional asal Aceh karena jasanya dalam merumuskan Sila-Sila Pancasila dan mempertahankan Pancasila.

Hal itu diungkapkan Kepala BPIP saat meresmikan Tugu Kongres Santri Pancasila di Meulaboh, Aceh Barat, Kamis (29/9/2022).

Baca Juga: Hari Kesaktian Pancasila, Presiden Jokowi: Zaman Boleh Berubah, Pancasila Tetap Dipegang Teguh

"Bapak Dr Mr H Muhammad Hasan berperan aktif dalam merumuskan sila-sila dalam Pancasila. Tak lupa juga warga Aceh merasa bangga karna tak sampai empat bulan setelah penggalangan dana, pesawat pertama Indonesia berhasil dibeli, itulah salah satu peran besar Aceh untuk perjuangan diplomatik Internasional melalui pembuatan pesawat," tutur Yudian dalam keterangannya kepada victorynews.id.

Tugu yang berdiri di depan Mesjid Agung Baitul Makmur, Kota Meulaboh, Aceh Barat ini menjadi simbol perjuangan para Ulama dan Santri Aceh dalam mempertahankan keutuhan NKRI dan ideologi Pancasila.

Gubernur NAD yang diwakili Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, SDM, dan Kerja Sama, Ir Iskandar Sukri mengungkapkan, adanya Tugu Kongres Santri Pancasila ini penting dalam memaknai persatuan dalam bingkai nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Aceh.

Baca Juga: Disaksikan Gubernur NTT, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Resmikan Rusun Mahasiswa Undana Kupang

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

GEGER! Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar Bandung?

Rabu, 7 Desember 2022 | 09:59 WIB
X