New Normal dan Pilkada TTU, Bupati Tegaskan Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

berbagi di:
img_20200630_111818

 

 

 

Gusty Amsikan

Memasuki era New Normal dan pesta demokrasi yang akan diselenggarakan di Kabupaten TTU, Pemerintah Kabupaten TTU mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.

Masyarakat juga diminta menjaga suasana Kamtibmas agar semakin kondusif dan aman serta tidak terhasut dengan informasi-informasi hoax yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat di wilayah tersebut.

Demikian rangkuman imbauan Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes dan Ketua DPRD TTU, Hendrik Frederikus. Bana, yang disampaikan kepada media ini, Senin (29/6) menyikapi kebijakan tatanan hidup baru ( New Normal) yang dikeluarkan Pemerintah serta aktivitas masyarakat menyongsong Pikada TTU.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes mengatakan seluruh masyarakat TTU saya diimbau dalam penerapan New Normal sekaligus menyambut pesta demokrasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati TTU, 9 Desember 2020 mendatang kiranya menjaga suasana Kamtibmas semakin kodusif dan aman. Masyarakat pun diimbau bersaing dengan sehat dan tidak boleh saling menjatuhkan antara satu dengan yang lain.

Semua pihak yang terlibat dalam proses pelaksanaan Pilkada TTU diimbau bekerja dengan jujur dan menyerahkan sepenuhnya kepada rakyat yang menentukan siapa bupati berikutnya. Seluruh masyarakat harus menjaga Kamtibmas supaya tetap kondusif, aman dan terkendali serta menjaga nama baik Kabupaten TTU.

Sementara itu, Ketua DPRD TTU, Hendrik F. Bana mengatakan seluruh masyarakat TTU harus memasuki new normal sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten. Masyarakat harus tetap beraktivitas dengan menaati protokol kesehatan. Selain itu, di tahun 2020 ada sebuah hajatan besar yakni Pemerintah akan melaksanakan Pilkada di Kabupaten TTU. Untuk itu masyarakat tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, dalam rangka kemajuan daerah tersebut.

Hendrik menegaskan masyarakat harus mengesampingkan berita-berita hoax yang disebarkan oleh kelompok-kelompok tak bertanggung jawab. Dengan demikian, sasaran dan tujuan pesta demokrasi dapat tercapai sesuai amanat konstitusi NKRI.(bev/ol)