Nisan Grand Levina Terbakar di Jalan Maumere-Ende

berbagi di:
img-20190530-wa0013

Mobil yang terbakar. Foto: Yunus Atabara/VN

 

 

Yunus Atabara

Sebuah mobil Nisan Grand Levina dengan nomor polisi AG 1746 NL dalam perjalanan dari Maumere tujuan Ende mengalami musibah kebakaran, sekitar pukul 19.30 wita, Kamis (30/5) malam, persis di sebuah tikungan jalan di Desa Bhera, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, kurang lebih 30 KM dari Kota Maumere

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun VN dari berbagai sumber menyebutkan bahwa mobil tersebut dari Maumere, Kabupaten Sikka menuju Ende, Kabupaten Ende dengan tujuan hendak menjemput keluarga yang hendak kembali ke Maumere.

Sontak peristiwa kebakaran yang menghanguskan mobil tersebut menyita perhatian sejumlah warga dari peekampungan Riupua, Kecamatan Nita dan warga Lekebai, Kecamatan Mego. Selain itu, arus lalulintas dari dua arah macet total karena mobil tersebut terbakar begitu cepat dan api membesar. Pengguna jalan dari dua arah, berhamburan untuk menyaksikan dari dekat dan beberapa diantaranya mengabadikan peristiwa itu.

Pemilik mobil naas tersebut, Ardy de Jesus (42) yang juga merupakan anggota polisi yang dihubungi VN mengakui terjadi kebakaran yang menghanguskan sebuah mobil Nisan Grend Levina dengan nomor polisi AG 1746 NL yang terjadi di arus jalan lintas Maumere-Ende tepatnya di tikungan menurun Desa Bhera, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka.

Ardymenuturkan, peristiwa naas itu bermula pada saat mobil melewati sebuah tikungan di jalan menurun tiba-tiba terlihat kepulan asap keluar dari kap mobil bagian depan. Melihat peristiwa itu Valens Neruk (43) yang mengemudikan mobil naas tersebut langsung memarkir di pinggir jalan dengan maksud hendak memeriksa sumber kepulan asap yang keluar dari kap mobil bagian depan.

“Pas di jalan menurun saya melihat asap keluar dari cup bagian depan saya langsung pinggirkan mobilnya dan kami langsung turun dari mobil. Begitu turun api langsung membesar dari kap bagian depan mobil dan kami tidak bisa berbuat apa-apa,” kata Valen Neruk

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Di dalam mobil tersebut terdapat 3 orang masing masing Valen Neruk yang membawa mobil, Ardy dan Yakobus Sedo (46) penumpang.

Lebih jauh disampaikan Neruk dugaan sementara bahwa penyebab kebakaran sebuah mobil naas itu berasal dari sistem kelistrikan dibagian cup mobil bagian depan. Dimana, lanjutnya bahwa begitu cepat kebakaran terjadi dan menghanguskan mobil tersebut dan menimbulkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. (nus/R-4)