NTT tambah 5 kasus penularan lokal Covid-19

berbagi di:
img_20200531_164510

 

 

 

Stef Kosat

Hari ini kasus positif Covid-19 di NTT bertambah 5 kasus penularan lokal, 3 kasus dari Kabupaten Ende dan 2 kasus dari Kota Kupang. Total kasus positif Covid-19 di NTT per Minggu, 31 Mei 2020 mencapai 97 kasus.

Hal ini disampaikan Sektetaris Gugus Tugas drg. Dominikus Minggu Mere dalam keterangan persnya, Minggu (31/5) di Kantor Dinkes NTT.

“Khusus untuk 2 orang pasien dari Kota Kupang yang masih anak-anak tertular dari orang tua mereka yang dinyatakan positif Sabtu 30 Mei lalu,” jelas drg Domi.

Hasil ini diperoleh setelah melakukan pemeriksaan atas 96 sampel swab dari Ende, Soe, Atambua, Kota Kupang (RST Wirasakti, RSU Siloam Kupang, dan RSUD W.Z. Johannes) di Laboratorium Biomolekuler W.Z Johannes Kupang.

Drg. Domi menambahkan pesawat carteran Pemprov NTT juga telah menjemput sampel swab dari Waingapu 80, Sumba Barat 3, Sumba Barat Daya 64, Manggarai 52, Manggarai Barat 102, Ngada 2, Mangarai Timur 8, Ende 34, Rote 6.

“Sementara dari Kota Kupang ada 5 sampel tambahan. Jadi total 384 sampel telah sampai di Laboratorium Biomolekuler WZ Johannes Kupang untuk diperiksa,” jelasnya.

Dinkes NTT bersama RSUD W.Z Johannes akan terus melakukan pemeriksaan sampel yang telah terkumpul secara cepat sesuai kapasitas yang ada untuk mempersempit penyebaran virus.

Terkait pasien PDP yang meninggal di Kabupaten TTU, Dinkes Provinsi NTT dan Dinkes TTU sedang berkoordinasi dan akan dilaporkan kasus tersebut besok, 1 Juni 2020.

“Karena dari kemarin hingga Minggu 31 Mei 2020 belum ada laporan dari Dinkes TTU,” ujarnya

Hingga saat ini urutanĀ  teratas ditempati Kabupaten Sikka sebanyak 27 kasus, Kota Kupang 27 kasus, (sembuh 10, 1 meninggal), Manggarai Barat 14 kasus (sembuh 2), Sumba Timur 8 kasus (sembuh 1), Ende 9 kasus, Rote Ndao 2 kasus, TTS 4 (sembuh 1) kasus, Nagekeo 3 kasus, Flotim 2 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Saat ini, total kasus postif Covid-19 di NTT sebanyak 97, sembuh 14 orang dan meninggal 1 orang, sedangkan yang sedang menjalani perawatan sebanyak 82 orang. (bev/ol)