NTT Pasok 550 Ternak ke DKI Jakarta

berbagi di:
foto-hal-09-ternak-sapi-edisi-280618

 

 

 

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) kembali memasok 550 ekor sapi dan kerbau ke DKI Jakarta dan Kalimantan untuk penuhi kebutuhan daging warga di Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Hingga 31 Mei 2019, NTT telah mengirim 23.644 sapi, 676 kuda dan 2.294 kerbau ke Jakarta, Kalimantan dan daerah lainnya untuk kebutuhan Lebaran.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Dani Suhadi mengatakan, jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan permintaan pada Idul Fitri 2018 lalu.

“Permintaan terus saja naik dari waktu ke waktu karena itu kita langsung penuhi. Tapi yang pasti permintaan yang ada kita berikan, apalagi sudah ada sembilan pelaku usaha yang hadir dan ikut serta dalam proses pengiriman ternak saat ini,” kata Dani, Minggu (2/6).

Dani menjelaskan, pengiriman 550 ekor ternak sapi dan kerbau ke Jakarta dan Kalimantan itu menggunakan KM Camara Nusantara 2 untuk pelayaran tanggal 6 Juni 2019. Sembilan pelaku usaha terlibat dalam pengantarpulauan ternak tersebut.

“Sebagai bentuk komitmen pemanfaatan kapal khusus angkutan ternak, sebanyak sembilan pelaku usaha telah membuat pernyataan komitmen pemanfaatan kapal ternak sesuai dengan ketentuan atau prosedur yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Sesuai data yang dimiliki Dinas Peternakan NTT, lanjutnya, permintaan ternak paling banyak dari daerah jawa barat. Hingga 31 Mei lalu, pengiriman ternak ke daerah Jawa barat sebanyak 12.386 ekor sapi, empat ekor kuda dan 148 ekor kerbau.

Saat ini, kata dia, merupakan puncak pengiriman ternak sapi karena berkaitan dengan kebutuhan Lebaran. Sedangkan selama bulan puasa, permintaan tidak terlalu banyak.

Terpisah, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang, Nur Hartanto menyampaikan bahwa sejak Januari hingga 31 Mei lalu jumlah sapi yang sudah terkirim ke Jakarta dan Jawa Barat dari Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang telah mencapai 10.693 ekor.

“Data ini kami sesuaikan dengan data dari OSS Iqfast (One Stop Service Indonesian Quarantine Full Automation System),” ucapnya.

Permintaan akan terus meningkat sesuai dengan kuota untuk tahun ini yang mencapai 69.650 ternak. “Kalau pengirimannya itu tergantung permintaan pengusaha yang berada di Jakarta dan sekitarnya. Menjelang Lebaran seperti ini permintaan akan meningkat,” ujar Nur.

Jika ada permintaan lagi, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Provinsi NTT dan para pelaku usaha untuk segera dipenuhi. Apalagi saat ini kapal tol laut siap mengangkut ternak setiap minggu.

“Saat ini kami gunakan KM Camara Nusantara yang merupakan kapal tol laut. Saat ini bersama dengan kami sudah ada sembilan pelaku usaha yang ikut serta dalam pengiriman ternak ke luar daerah,” pungkasnya. (mg-21/E-