Saat Divaksin, NIK 2000 Lebih Warga TTS Bermasalah

- Selasa, 11 Januari 2022 | 12:11 WIB
Warga TTS mengikuti vaksinasi tahun 2021 lalu. Foto:Megi Fobia vn
Warga TTS mengikuti vaksinasi tahun 2021 lalu. Foto:Megi Fobia vn

SOE,VICTORY NEWS-Pemerintah Kabupaten TTS, NTT, gencar melakukan vaksinasi Covid-19 hingga mencapai 71,6 persen untuk dosis 1. Namun di balik tingginya persentase vaksinasi dosis pertama tersebut, teridentifikasi 2000 an warga TTS memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) bermasalah.

Tim dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten TTS akan menyelesaikan masalah NIK bagi warga yang sudah divaksin tersebut.

Demikian dikatakan Kepala Disdukcapil TTS, Apris Manafe dan Kepala Dinas Kesehatan TTS, Eirene Atte yang diwawancarai secara terpisah, di Soe, TTA, Selasa (11/1/2022).

Baca Juga: 10 Atlet SOIna NTT Terima Medali Kompetisi Virtual Nasional 2021

“Kami dapat data dari Dinas Kesehatan bahwa warga yang sudah divaksin, ternyata terdapat 2000 an masyarakat yang NIK bermasalah,”Kata Apris.

Pihaknya berkomunikasi dengan pemerintah desa dan Kecamatan untuk mengumpulkan semua warga yang NIK bermasalah di satu tempat untuk menyelesaikan masalah NIK.

Selain Desa dan Kecamatan, Apris juga j membangun komunikasi dengan Dinkes TTS dan tenaga medis di Kecamatan untuk bersama-sama menyelesaikan masalah NIK bagi warga yang sudah divaksin.

Baca Juga: Cetak KIA, Tim Disdukcapil TTS Datangi Sekolah-sekolah Mulai Februari

Kepala Dinas Kesehatan TTS, Eirene Atte, terpisah mengatakan, capaian vaksin sudah 71,86 persen. Namun, 2000 an warga TTS yang sudah divaksin memiliki NIK bermasalah.

Dinkes TTS telah berkoordinasi dengan Kepolisian, TNI dan Dinas Dukcapil untuk segera menyelesaikan masalah NIK yang dialami warga TTS.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sembilan WBP Lapas Atambua Dapat Asimilasi di Rumah

Kamis, 27 Januari 2022 | 20:13 WIB
X