Miris, Dua Kapal Bantuan Kementrian PDT dan Transmigrasi di Sikka Mubasir

- Rabu, 12 Januari 2022 | 15:49 WIB
Dua kapal bantuan Kementrian PDT tahun anggaran 2015 yang berlabuh di Pelra Wuring Rabu (12/1/2022) siang. (Yunus Atabara)
Dua kapal bantuan Kementrian PDT tahun anggaran 2015 yang berlabuh di Pelra Wuring Rabu (12/1/2022) siang. (Yunus Atabara)

SIKKA, VICTORY NEWS-Dua unit kapal dari Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu, Kementrian PDT dan Transmigrasi tahun anggaran 2015 mubasir.

Kapal berlabuh di Pelabuhan Rakyat (Pelra) Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat.

Berdasarkan data yang diperoleh Victory News, tahun 2015 Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur mendapatkan bantuan kapal penumpang berkapasitas 20 seat dan satu unit kapal barang atau cargo untuk melayani antar pulau di wilayah Kabupaten Sikka.

Baca Juga: Timbulkan Bau Busuk, Sampah di Kota Kupang Berserakan Hingga ke Badan Jalan

Anggota DPRD Sikka Filario Charles Bertrandi, Rabu (17/1/2022) siang menyayangkan bantuan tidak dimanfaatkan dengan baik.

"Harusnya kapal itu kalau biaya operasionalnya besar, diberikan kepada pihak ke tiga yang kelola biar ada pemasukan untuk PAD, dari pada kapal itu dibiarkan mubasir," kata Charles.

Baca Juga: Viral, Ini Kesaksian Operator Eksavator Saat Pertama Kali Menemukan Jenazah Astrid dan Lael

Ia berharap, Pemkab Sikka segera mencari solusi agar kapal bisa dimanfaatkan kembali.

Berdasarkan data, kapal cepat dengan spesifikasi panjang 12,30 meter, lebar 3 meter, tinggi 1,30 meter dan sarat air 0,50 meter, kapasitas penumpang 20 orang, Anak Buah Kapal (ABK) 2 orang dengan kecepatan maximum 30 knots, kecepatan operasi 25 knots. Mesin utama Suzuki 2x250 Hp, mesin Utama Yamaha 2x250 Hp yang diproduksi oleh PT Wahana Astika Fiberglas dan PT Samudra Indraya Perkasa Jakarta.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Terkini

Stok Kosong, Vaksinasi di Lembata Terhambat

Sabtu, 15 Januari 2022 | 12:00 WIB
X