Terbukti Korupsi Dana Desa, Bendahara dan Kades Makun Divonis 4 Tahun Penjara

- Rabu, 12 Januari 2022 | 16:18 WIB
(Kajari) Timor Tengah Utara (TTU), Roberth Jimmy Lambila.
(Kajari) Timor Tengah Utara (TTU), Roberth Jimmy Lambila.

KEFAMENANU, VICTORY NEWS - Proses hukum kasus pengelolaan Dana Desa Makun, Kecamatan Biboki Feotleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur, (NTT), akhirnya menemui keputusan yang inkrah.

Dua orang terdakwa, Kepala Desa Makun, Matheus Anoit dan Bendahara Desa Makun, Kristianus Atitus, didakwa dengan Pasal 12 Huruf e dan Pasal 8 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Penggunaan pasal tersebut tidak mewajibkan adanya kerugian keuangan negara, tetapi jika dapat dibuktikan ada konflik of interest maka pihak-pihak terkait dapat dipidana.

Baca Juga: Pengamat Hukum Desak Kejari TTU Serius Tangani Kasus Puskesmas Inbate

Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Timor Tengah Utara (TTU), Roberth Jimmy Lambila, kepada Victory News ini, Rabu (12/1/2022) di Kefamenanu.

Roberth mengatakan perkara pengelolaan Dana Desa Makun telah dilimpahkan ke persidangan dan telah mendapatkan putusan pengadilan dengan pasal yang berbeda.

Matheus Anoit didakwa dengan Pasal 12 Huruf e dan Pasal 8 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, sedangkan Kristianus Atitus didakwa dengan Pasal 8 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga: P-21, Kejari TTU Segera Sidang Mantan Bendahara dan Kepala Desa Makun

Majelis hakim mengabulkan tuntutan pihaknya dengan putusan penjara 4 tahun untuk Matheus Anoit dan 3 tahun untuk Kristianus Atitus.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Terkini

Sembilan WBP Lapas Atambua Dapat Asimilasi di Rumah

Kamis, 27 Januari 2022 | 20:13 WIB
X