Ada Indikasi Kerugian Negara Proyek Puskesmas Inbate, Lakmas Minta Jaksa Bidik Pejabat Terkait

- Kamis, 13 Januari 2022 | 16:02 WIB
Tampak belakang Puskemas Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat yang dikerjakan PT Jery Karya Utama tahun 2020. (Victory News/Gusty Amsikan)
Tampak belakang Puskemas Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat yang dikerjakan PT Jery Karya Utama tahun 2020. (Victory News/Gusty Amsikan)

"Jadi, tidak usah heran ACP-nya mulai terlihat miring sana-sini karena rangka yang menopangnya sesuai dengan beban panjangnya. Karena dilakukan begitu saja dan tidak sesuai dengan spekulasi," ungkap Manbait.

Baca Juga: PPK Klaim PHO Pembangunan Puskesmas Inbate di TTU Sesuai Prosedur

Ia menambahkan, adanya keramik yang menggelembung dan terlepas menunjukan kualitas bahan dan mutu dasar bangunannya bermasalah. Pihak pengusaha bahkan tega sekali menggunakan seng bekas dalam pengatapan Puskesmas Inbate itu.

Model kerja seperti itu harus diusut tuntas dan dihukum seberat-beratnya.

Pekerjaan pembangunan Puskesmas Inbate yang tidak sesuai dengan mutu kerja dan merugikan keuangan negara tersebut terjadi karena pihak pengusaha melakukan praktik korupsi terhadap kualitas kerjanya.

Baca Juga: Puskesmas Inbate Senilai 6,5 Miliar Asal Jadi, Kepala Puskesmas Mengadu ke Dinkes TTU

Hal itu juga berkaitan dengan kinerja pihak-pihak yang terlibat langsung dalam pengawasan pembangunan seperti KPA, PPK, dan Konsultan Pengawas. Apabila pihak-pihak lalai dan atau sengaja membiarkan hal tersebut terjadi, maka mereka wajib dimintai pertanggungjawaban hukumnya.

"Dalam proyek pembangunan Puskesmas Inbate ini, memang yang paling bertanggung jawab adalah kuasa pengguna anggaranya, dalam hal ini Kepala Dinas Kesehatan, karena pembangunan itu bermasalah," pungkasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Thomas Laka, ketika dikonfirmasi belum lama ini mengaku pihak Kejaksaan dan PPK bersama rekanan telah turun ke lokasi beberapa waktu lalu. Namun, dirinya belum mengetahui hasilnya.

Ketika ditanyai terkait lolosnya pekerjaan tersebut hingga di-PHO, kendati masih banyak item yang belum tuntas dikerjakan, Thomas enggan merespon. ***

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Terkini

X