Bank NTT dan Pemkab Rote Ndao Teken MoU CMS

- Kamis, 13 Januari 2022 | 19:03 WIB
Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dan Kepala Bank NTT KC Rote Ndao Sender Dewa Lele menunjukkan MoU Cash Management System (CMS), usai ditandatangani di ruang kerja Bupati Rote Ndao, Kamis (13/01/2022). (Victory News/Frangky Johannis)
Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dan Kepala Bank NTT KC Rote Ndao Sender Dewa Lele menunjukkan MoU Cash Management System (CMS), usai ditandatangani di ruang kerja Bupati Rote Ndao, Kamis (13/01/2022). (Victory News/Frangky Johannis)

Kepala Bank NTT Rote Ndao Sender Dewa Lele mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah pernah melakukan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek). Namun atas permintaan Ibu Bupati tersebut pihaknya kembali akan melakukan Bimtek dan pendampingan.

"Kami bisa kembali melakukan Bimtek untuk merefresh lagi. Karena sebelumnya sudah pernah kami lakukan pada bulan April tahun 2021 lalu untuk semua OPD, bahkan juga telah dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Rote Ndao," katanya.

Menyangkut penggunaan CMS, kata Sender, pasti dapat dirasakan kemudahan karena layanan ini dapat memaksimalkan penatausahaan yang dilakukan oleh jajaran pemerintah daerah.

Baca Juga: Lengkapi BAP Tersangka Randi Badjideh, Penyidik Polda NTT Telah Periksa 29 Saksi

Jika penggunaan CMS ini dimaksimalkan, maka pengelolaan keuangan non tunai di Kabupaten Rote Ndao dapat berjalan dengan baik. Transaksi keuangan dapat dilakukan oleh OPD sendiri tanpa harus ke bank lagi dan pada hari libur jika ada transaksi pembelian dapat dilakukan.

Hanya tingga input data transaksi, dan ke rekening mana tujuannya, transaksi dapat dilakukan sendiri setelah mendapat approved terakhir dari pejabat yang berwenanga.

Kepala Badan Keuangan dan Aset (BKA) Kabupaten Rote Ndao Daniel W Nalle mengatakan, dengan menggunakan layanan CMS, maka transaksi tunai tak lagi dilakukan. Semua transaksi menyangkut kebutuhan dan operasional masing-masing perangkat daerah dapat dilakukan dengan sangat cepat.

Baca Juga: Enam Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Jalan Timor Raya

Manfaat lainnya, kata Daniel, adalah dapat menekan risiko atau ada jaminan keamanan dalam bertransaksi, sekaligus mengurangi tindakan lain yang berpotensi atau berdampak hukum akibat transasksi masih dilakukan secara tunai.

"Semua transaksi untuk seluruh kegiatan operasional OPD yang diharapkan seratus persen non tunai bisa terjawab dengan sistem CMS. Tidak ada lagi yang namanya cash and carry, lebih cepat aksesnya, dan transparansinya terjamin. Jadi jika ada kesalahan transaksi, bisa cepat diketahui dan dikembalikan pada posisi yang benar," kata Daniel. ***

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Terkini

Pejabat Lingkup Kejati NTT Dimutasi, Ada Kajari Sikka

Senin, 15 Agustus 2022 | 12:39 WIB

Bupati Kupang Panen Bawang Merah di Pulau Semau

Minggu, 14 Agustus 2022 | 04:56 WIB

Bank NTT Cabang Betun Miliki 4 Kantor Cabang Pembantu

Jumat, 12 Agustus 2022 | 10:07 WIB
X