Stok Kosong, Vaksinasi di Lembata Terhambat

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 12:00 WIB
Warga TTS mengikuti vaksinasi tahun 2021 lalu. Foto:Megi Fobia vn
Warga TTS mengikuti vaksinasi tahun 2021 lalu. Foto:Megi Fobia vn

LEWOLEBA, VICTORY NEWS-Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Lembata, NTT, terhambat akibat stok habis atau kosong. Pemerintah masih menunggu koordinasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lembata dengan Dinkes Provinsi NTT guna mendatangkan vaksin.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lembata Paskalis Ola Tapobali mengatakan hal itu kepada VN, Sabtu (15/1/2022) saat dikonfirmasi terkait perkembangan Vaksinasi Covid-19 di Lembata.

Baca Juga: Bisnis Berkembang, Bongkar Muat Peti Kemas Naik 13.000 TEUs

Tapobali menjelaskan, jika stok vaksin sudah tiba di Lembata, akan diatur waktu pelaksanaan vaksin Lansia dan anak-anak. Kabupaten Lembata sudah memenuhi syarat vaksinasi untuk Lansia dan anak-anak setelah vaksinasi mencapai di atas 60 persen.

Saat ini Dinas Kesehatan bersama tim sedang mempersiapkan simulasi pelaksanaan vaksinasi. Jika dilakukan serentak untuk dosis I, dosis II, lansia dan anak-anak, serta vaksin booster tahap III, membuat tenaga kesehatan kewalahan.

Baca Juga: 71 Anggota Satpol PP NTT Jalani Tes Urine Narkoba, Ini hasilnya!

"Nakes kita akan kewalahan karena di satu sisi harus percepat vaksin dosis II yang jatuh tempo. Kalau jatuh tempo maka pilihan pertama adalah lakukan vaksin dosis II. Setelah dosis II di atas 50 persen baru lanjut ke lansia, anak-anak, dan booster," terang Tapobali.

Saat ini pemerintah sedang memacu cakupan vaksinasi Covid-19 dosis II, baik bagi masyarakat umum maupun kepada para lansia. Sedangkan vaksinasi untuk anak-anak baru dilaksanakan pada Maret 2022 mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata Gabriel Bala Warat menjelaskan, data yang dihimpun Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Kemenkes RI, capaian vaksinasi dosis I di Lembata mencapai 73,36 persen. Namun, secara manual pihaknya mendata, cakupan vaksinasi telah mencapai 83, 07 persen.

Baca Juga: Diskopnakertrans NTT Dorong Produk UMKM Masuk E-Commerce

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Terkini

Kompor Meledak, Kos di Nagekeo NTT Terbakar

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:12 WIB

Unitri Malang Bangun Kerja Sama Dengan Pemkab Lembata

Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:29 WIB
X