Garda TTU Menilai Pembangunan Puskesmas Inbate Cacat Sejak Awal

- Minggu, 16 Januari 2022 | 14:52 WIB
Tampak belakang Puskemas Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat yang dikerjakan PT Jery Karya Utama tahun 2020. (Victory News/Gusty Amsikan)
Tampak belakang Puskemas Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat yang dikerjakan PT Jery Karya Utama tahun 2020. (Victory News/Gusty Amsikan)

KEFAMENANU,VICTORY NEWS-Gerakan Rakyat Peduli Demokrasi dan Keadilan (Garda) TTU, Paulus Modok, menilai pembangunan Puskesmas Inbate di Kabupaten TTU bermasalah sejak awal.

Pasalnya, dalam perencanaan Bappenas, pembangunan Puskesmas Inbate dilaksanakan di Desa Inbate, sehingga bangunan Puskesmas Inbate yang lama dihancurkan.

Namun pelaksanaan, pembangunan Puskesmas Inbate dilaksanakan di Desa Sunkaen. Perubahan itu, kata dia, dilaksanakan secara sepihak tanpa ada penjelasan kepada publik.

Baca Juga: Disapu Gelombang Tsunami, Raja Tonga Terpaksa Dievakuasi

Padahal, perencanaan pembangunan melibatkan Bappeda dan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU. Kuat dugaan, ada mafia di balik relokasi pembangunan Puskesmas Inbate dari Desa Inbate ke Desa Sunkaen.

Padahal, saat itu Pemerintah Desa Inbate telah menyerahkan lokasi baru untuk pembangunan Puskesmas Inbate yang diketahui oleh pihak Dinas Kesehatan dan Dinas PUPR TTU.

"Perencanaan itu melibatkan orang Bapedda dan Dinas Kesehatan. Ada apa sehingga lokasinya dipindahkan. Itu kan jelas ada mafia,"ungkap Paulus, Minggu (16/1/2022).

Baca Juga: Sampah Bau Berserakan di Pantai Warna Oesapa Kupang

Bagi dia, yang bertanggung jawab atas proses relokasi tersebut pihak perencana bersama Camat dan Mantan Kepala Puskesmas Inbate.

"Saya minta Kejaksaan untuk memeriksa Ketua Bappeda dan Kepala Dinas Kesehatan serta meminta pertanggungjawaban mereka secara hukum,"pungkasnya.***

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X