11 Tahun Belum Bayar Uang Pembebasan Lahan, Tuan Tanah Segel Kantor Desa di Malaka

- Senin, 17 Januari 2022 | 22:02 WIB
Kantor Desa Lakulo, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka yang disegel pemilik lahan. Victory News/Wilfrid Wedi.
Kantor Desa Lakulo, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka yang disegel pemilik lahan. Victory News/Wilfrid Wedi.

BETUN, VICTORY NEWS- Gara-gara belum melunasi uang pembebasan lahan, Kantor Desa Lakulo, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, NTT disegel tuan tanah atau pemilik lahan. Hal ini menyebabkan pelayanan publik kepada masyarakat menjadi terganggu.

Anehnya, aksi penyegelan itu sudah berlangsung selama satu tahun sejak bulan Januari 2021. Bahkan, sampai berita ini diturunkan aksi penyegelan tetap dilakukan karena antara pemilik lahan dan pemerintah desa belum ada kesempatan.

Marselinus Seran sebagai pemilik lahan mengaku kesal dengan sikap apatis dari pemerintah desa karena sejak tahun 2010 kantor desa itu berdiri belum ada uang pembebasan lahan.

Baca Juga: DPRD Malaka Sudah Laporkan LHKPN Tahun 2021

"Kami kehabisan kesabaran karena sudah hampir 11 tahun tidak ada niat baik dari pemerintah desa untuk melunasinya. Akhirnya pada bulan Januari 2021 saya segel kantor itu dengan menggunakan kayu," ujarnya kepada Victory News, Senin (17/1/2022).

Ia mengatakan, Kepala Desa, Michael Seran Fahik pernah berjanji untuk menyelesaikan persoalan itu dengan biaya kompensasi sebesar Rp15 juta. Janji itu belum ditepati hingga saat ini.

"Kami dipanggil sebanyak tiga kali oleh kepala desa. Panggil pertama beliau bilang mau bayar tapi tunggu-tunggu hasilnya tidak ada. Panggil kedua juga jawaban yang sama. Kemudian, panggil ketiga beliau bilang uang belum cukup tunggu uang genap dulu baru dibayar hingga saat ini," tandasnya.

Baca Juga: Dua Kabupaten Pinjam Pakai Vaksin dari Kabupaten Sikka

Untuk menyelesaikan persolan itu, pemerintah desa sudah melakukan konsolidasi bersama Dinas PMD dan Camat tapi realisasinya nol.

"Usai konsolidasi suguhan empuk yang kami terima hanya janji dengan pendarasan dalam waktu dekat pemerintah desa akan melunasinya. Tapi sudah masuk awal tahun 2022 tidak ada realisasi sama sekali," ucapnya.

Jika uang pembebasan lahan belum diselesaikan pemerintah desa maka kantor desa itupun tetap disegel sampai kapan pun.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Terkini

Polres Kupang Gelar Lomba Menembak Antar Wartawan

Selasa, 21 Juni 2022 | 13:38 WIB
X