Harga Kambing di Lembata Hanya Rp500 Ribu per Ekor, Tata Kelola Pasar Harus Diperhatikan

- Rabu, 19 Januari 2022 | 09:01 WIB
Rapat Kerja Komisi III DPRD Lembata dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata dipimpin Ketua Komisi III Anton Molan Leumara, Selasa (18/1/2022).
Rapat Kerja Komisi III DPRD Lembata dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata dipimpin Ketua Komisi III Anton Molan Leumara, Selasa (18/1/2022).

LEWOLEBA,VICTORY NEWS-Rendahnya harga jual kambing di Kabupaten Lembata, NTT menjadi sorotan. Harga jual kambing hanya Rp500 ribu per ekor. Padahal, jika diangkut ke Makassar dan dijual di sana, harga per ekor naik hingga Rp1,5 juta.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata, Kanisius Tuaq, mengatakan hal itu saat rapat kerja dengan Komisi III DPRD Lembata, Selasa (18/1/2022).

Rendahnya harga jual kambing harus mendapat perhatian bersama pemerintah dan DPRD Lembata agar harga jual kambing bisa meningkat dan dirasakan manfaatnya oleh peternak.

Baca Juga: Rote Terapkan PPKM Level 1

"Soal pemasaran kambing ini harus diurus agar masyarakat bisa dapat harga yang layak," kata Tuaq.

Ia mengaku pernah mencoba mengintervensi pengeluaran kambing dari Lembata. Namun, mendapat tantangan dari para pengumpul dan pengantarpulau kambing. 

"Kalau harga terlalu rendah, kami berencana tutup pintu pengeluaran sementara sambil fasilitasi pengumpul untuk menutup ruang pengumpul dari luar masuk. Supaya kalau masuk mereka langsung berhadapan dengan pengumpul yang sudah difasilitasi dan bisa menjadi penentu harga," kata Tuaq.

Baca Juga: Tahun 2021, Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan 45 Perkara Tipikor

Sementara anggota Komisi III DPRD Lembata Yohanes Pati Atarodang mengatakan, pernah ada seorang pengumpul yang mencoba peruntungan dengan membawa sendiri kambing ke Makassar menggunakan perahu.

Pengumpul itu membawa sekitar 175 ekor kambing. Dalam perjalanan, sepuluh ekor kambing mati karena kekurangan pakan. Selanjutnya, saat mau memasuki pelabuhan Makassar, perahu diguncang gelombang, menyebabkan kambing mabuk dan muntah-muntah. Akibatnya, 20 ekor kambing mati.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Terkini

STFK Ledalero Hasilkan 21 Uskup dan 1.962 Pastor

Kamis, 23 Juni 2022 | 10:11 WIB
X