Media Harus Mengekspos Keunikan Sumba Timur Agar Keluar dari Ketertinggalan

- Rabu, 23 Februari 2022 | 19:54 WIB
Peserta kegiatan Press Camp KPI sedang mendengarkan pengantar dari Komisioner KPI Pusat, Rabu (23/3/2022).  (Yance Jengamal victorynews.id)
Peserta kegiatan Press Camp KPI sedang mendengarkan pengantar dari Komisioner KPI Pusat, Rabu (23/3/2022). (Yance Jengamal victorynews.id)

WAINGAPU, VICTORY NEWS-Media massa lokal di NTT wajib mengekspos eksotisme atau keunikan di Kabupaten Sumba Timur, NTT agar daerah tersebut keluar dari ketertinggalan.

Demikian ditegaskan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Nuning Rodiyah, saat menyampaikan pengantar dalam kegiatan Press Camp Konsolidasi KPI dan Media : Lokalitas Indonesia, Inspirasi Konten Media Multiplatform, di Hotel Kambaniru, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT, Rabu (23/2/2022) petang.

Baca Juga: Tidak Ada Potensi Tumbuhnya Siklon Tropis Tiga Hari Ke Depan

Ia menyatakan, dari 62 daerah tertinggal di Indonesia, Sumba Timur salah satunya. Ini menjadi alasan KPI memilih Sumba Timur untuk menggelar Press Camp tahun ini.

Tujuannya agar media sebagai Mitra KPI, memiliki tanggung jawab untuk mengekspos keindahan Pariwisata Sumba Timur yang eksotis demi mendatangkan wisatawan.

"Media harus mengangkat eksotisme di Sumba Timur agar mendatangkan wisatawan. Dengan wisatawan datang ekonomi jadi berkembang dan pendidikan berkembang," tandasnya.

Baca Juga: Uskup Agung Kupang Pimpin Ibadat Pemberkatan Gedung Rektorat St. Arnoldus Janssen

Menurutnya, dengan press camp yang digelar, dapat membangun sinergisitas KPI dan Media untuk mewujudkan berita-berita berkualitas.

Melalui berita berkualitas, Media membantu KPI untuk menjelaskan tugas dan fungsi KPI.

"Banyak orang yang tidak tahu fungsi KPI, di sini media membantu menguatkan (KPI) secara kelembagaan melalui pemberitaan yang berkualitas," tandasnya.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X