Masih Jadi Media Kepercayaan Publik, Tingkat Kebohongan Informasi Radio Hanya 0,2 Persen

- Kamis, 24 Februari 2022 | 10:06 WIB
Ketua KPID NTT, Fredrik Royanto Bau (Kanan),  Nuning Rodiyah (Tengah) dan Pimpinan Max FM Waingapu mendengarkan penjelasan dari Pimpinan Max FM Waingapu, Sumba Timur, NTT, Heninrich Dengi (Tiga dari kiri), saat melakukan viditasi di Redaksi Max 96,9 FM Waingapu, Kamis (24/2/2022).  (Yance Jengamal victorynews.id)
Ketua KPID NTT, Fredrik Royanto Bau (Kanan), Nuning Rodiyah (Tengah) dan Pimpinan Max FM Waingapu mendengarkan penjelasan dari Pimpinan Max FM Waingapu, Sumba Timur, NTT, Heninrich Dengi (Tiga dari kiri), saat melakukan viditasi di Redaksi Max 96,9 FM Waingapu, Kamis (24/2/2022). (Yance Jengamal victorynews.id)

WAINGAPU, VICTORY NEWS-Lembaga Penyiaran (LP) Radio masih menjadi media yang dipercaya publik dalam menyajikan informasi kepada pendengar.

Sebab tingkat kebohongan (Hoax) dari informasi yang disiarkan radio sangat minim.

Demikian disampaikan Komisioner KPI Pusat, Nuning Rodiyah, dalam kegiatan viditasi LP Lokal Max FM Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, dalam kegiatan Press Camp Konsolidasi KPI: Lokalitas Indonesia : Inspirasi Konten Media Multiplatform, Kamis (24/2/2022).

Menurutnya, tingkat kebohongan atau hoax pada radio hanya 0,2 persen, jauh lebih rendah dari Televisi yang mencapai 8,7 persen dan sosial media 87 persen.

Baca Juga: Wakil Gubernur JNS: Terima Kasih Unwira Kupang

"Saya sangat yakin radio masih menjadi pilihan masyarakat dalam mendapatkan informasi di tengah pesatnya kemajuan media digital saat ini," tandasnya.

Alasan lain sehingga radio masih menjadi media penyiaran yang dipercaya publik, lanjut dia, radio lebih bersifat interaktif dan juga menjadi media klarifikator beberapa informasi yang gamang.

"Radio itu menjadi klarifikator ketika ada informasi yang kurang jelas. Melalui dialog langsung publik langsung mendapatkan informasi yang benar dan akurat," jelasnya.

Pimpinan LP Max FM, Waingapu,
Heninrich Dengi, dalam kegiatan visitasi tersebut mengakui, radio Max FM masih menjadi pilihan masyarakat Waingapu dan Sumba Timur saat ini.

Baca Juga: Menkominfo Johnny Plate Ajak Gereja Beradaptasi dengan Teknologi Digital

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X