Populasi Ikan Menurun, Desa Bo'a Restorasi Ekosistem Terumbu Karang

- Senin, 28 Februari 2022 | 16:29 WIB
Orang muda diajarkan cara membuat kerangka untuk penanaman terumbu karang. (victorynews.id)
Orang muda diajarkan cara membuat kerangka untuk penanaman terumbu karang. (victorynews.id)

KUPANG, VICTORYNEWS-Pemerintah Desa Bo'a dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Bo'a menggelar pelatihan restorasi ekosistem terumbu karang di Pantai Wisata Bo'a, Kecamatan Rote Barat, Rote ndao, NTT.

Kegiatan ini untuk mengembalikan populasi ikan yang hilang akibat penangkapan secara ilegal.

Baca Juga: Pemerintah Indonesia Siapkan 600 Ribu Hektare untuk Tanam Kedelai

Kepada victorynews.id, Senin (28/2/2022) Kepala Desa Bo'a Mersianus Tite mengatakan aksi hari ini merupakan kerjasama dengan Yayasan NGO dan Babinsa Desa Bo’a, Koramil 1627-03/Batutua Serma Suandrik.

Kegiatan ini meliputi pembuatan rumah ikan dan pembibitan terumbu karang di Desa Oeseli dan Desa Bo'a.

Baca Juga: DLHK Kota Kupang Kewalahan Atasi Sampah

"Dua desa ini merupakan desa binaan," katanya.

Nantinya, kata dia, rumah ikan dan juga bibit terumbu karang ini akan disebar di perairan Bo'a.

Mersianus menjelaskan Pantai Bo'a merupakan destinasi wisata di Rote Barat. Namun, jumlah ikan menurun drastis akibat penangkapan secara ilegal yakni menggunakan bom, bahan kimia dan pukat.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Terkini

Bocah Terseret Banjir di Rote Ndao ditemukan Meninggal

Kamis, 10 Februari 2022 | 11:28 WIB

Rote Terapkan PPKM Level 1

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:59 WIB

Bupati Rote Pantau Bayi Stunting di Loaholu

Rabu, 12 Januari 2022 | 11:19 WIB
X