Tim Pengamanan Lapas Kalabahi Ikut Konsultasi Pembentukan UIP

- Kamis, 17 Maret 2022 | 14:02 WIB
Kalapas Kalabahi Iwan Irawan bersama jajaran saat mengikuti kegiatan secara virtual.  (Foto: Humas Lapas Kalabahi).
Kalapas Kalabahi Iwan Irawan bersama jajaran saat mengikuti kegiatan secara virtual. (Foto: Humas Lapas Kalabahi).

KALABAHI, VICTORYNEWS - Untuk peningkatan pemahaman di bidang pengamanan, jajaran pengamanan Lapas Kalabahi, Kabupaten Alor Provinsi NTT mengikuti konsultasi teknis terkait pembentukan UIP (Unit lntelijen Pemasyarakatan), pengisian instrumen deteksi dini secara virtual.

Melalui sambungan telepon, Kalapas Kalabahi Wawan Irawan menjelaskan, kegiatan pembentukan UlP, pengisian instrumen deteksi dini pada satuan kerja Pemasyarakatan di Lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham NTT.

"Kegiatan itu berkaitan dengan konsultasi teknis pembentukan UlP, pengisian instrumen deteksi dini pada satuan kerja pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah NTT" jelasnya melalui sambungan telepon, Kamis (16/3/2022).

Baca Juga: Apresiasi Napi Berprestasi, Kalapas Kalabahi Beri Penghargaan Piagam dan Uang Tabungan

Menurut Wawan, kegiatan itu merupakan kegiatan yang digelar oleh Divisi Pemasyarakat Kanwil Kemenkumham NTT, dengan mengacu pada Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. 

Wawan menjelaskan, kegiatan untuk meningkatkan kompetensi serta deteksi secara dini, dalam menjaga Kamtibmas.

“Bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan deteksi dini dari gangguan Kamtib. Selain itu petugas operator Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) fitur keamanan di seluruh Lapas dan Rutan,” terang Wawan.

Baca Juga: Terpidana Kasus Dermaga Alor NTT Senilai Rp 20 Miliar Ditangkap di Aceh

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham NTT, Mulyadi membuka kegiatan ini dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh M. Dwi Sarwono selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Bagi Nurseto dari Direktorat Keamanan dan Ketertiban Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Selain itu pemateri kedua membahas terkait dengan sistem database pemasyarakatan dan mekanisme pelaporan dan konsolidasi data wartawan binaan pemasyarakatan.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Terkini

X