Petani Kabupaten Kupang Menanam Bukan Hanya Untuk Makan, Tetapi Untuk Jual

- Minggu, 3 April 2022 | 19:17 WIB
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat berada di Gereja Arit di Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Minggu (3/4/2022).  (Foto : Alfret Otu - Victory News)
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat berada di Gereja Arit di Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Minggu (3/4/2022). (Foto : Alfret Otu - Victory News)

OELMASI, VICTORY NEWSGubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat meminta masyarakat harus memiliki pola pikir yang baru yakni menanam bukan hanya untuk makan tetapi juga untuk menjual.

"Kebanyakan orang menanam lahan sedikit hanya untuk makan tradisi itu yang harus dirubah,"ucap Gubernur NTT Viktor Bungtilu saat kunjungan di Gereja Arit, di Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Minggu (3/4/2022).

Gubernur NTT meminta petani harus merubah cara berpikir sekarang. Menanam bukan hanya untuk makan dan minum tetapi juga tanam untuk jual.

Baca Juga: Pesan Pilu dalam Wasiat dari Suami-Istri yang Gantung Diri di Kota Kupang, Ini Isinya

Viktor mengatakan, petani itu kaya harus memiliki target menanam seperti luasan lahan berapa dan juga dalam setahun menanam berapa kali.

"Gereja, masyarakat dan juga pemerintah harus bekerjasama baik dari kecamatan kabupaten hingga provinsi untuk mengerjakan program-program untuk kesejahteraan masyarakat," ujarnya. 

Baca Juga: Pemilk Lahan Blokir Jalan Masuk ke Puskesmas dan Kantor Camat Weliman di Malaka

Ketua Majelis Jemaat Amabi Oefeto Pendeta Elisabaet Thon Neno Mocka mengatakan gereja mendukung program pemerintah tanam jagung panen sapi (TJPS) karena itu output yang luar biasa.

"Kami mendukung pertanian karena di daerah ini merupakan dapur pasar selain itu di Fatukanutu juga merupakan daerah peternakan dan juga pariwisata. Gereja mendukung segala aspek pembangunan yang dikakukan pemerintah Provinsi NTT dan juga Kabupaten Kupang," katanya. ***

Editor: Polce Siga

Tags

Terkini

PERHATIAN! GMIT Kini telah Dirikan YLBH Abdi Damai

Selasa, 6 Desember 2022 | 08:20 WIB

5 Suku di Malaka Segel Kantor Desa Numponi

Selasa, 29 November 2022 | 08:16 WIB
X