3 TKW yang Diamankan di Kupang Diserahkan ke Polres Alor

- Sabtu, 30 April 2022 | 18:22 WIB
Tiga TKW saat berada di markas Polres Alor untuk kepentingan penyelidikan terkait dugaan mafia perdagangan orang di Alor.  (Dok Buche Brikmar)
Tiga TKW saat berada di markas Polres Alor untuk kepentingan penyelidikan terkait dugaan mafia perdagangan orang di Alor. (Dok Buche Brikmar)

KALABAHI, VICTORY NEWS - Tiga orang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kenarilang, Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor yang diamankan di Polresta Kupang kini sudah diserahkan ke Polres Alor, Sabtu (30/4/2022) petang.

Ketiganya tiba di Alor setelan diantar pihak Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT ke Pelabuhan Tenau menggunakan KM Cantika 77 ke Alor hari ini.

Setelah tiba pukul 18.00 Wita di Pelabuhan Dulionong, Kalabahi langsung dijemput Kanit Tipidter Polres Alor Bripka Josua Astriko ke markas Polres Alor untuk mengambil keterangan.

Baca Juga: Tiga TKW Nonprosedural Asal Alor Hari Ini Dipulangkan ke Kampung Halamannya

Ketiganya akan dimintai keterangan penyidik Polres Alor untuk mengungkapkan dugaan adanya mafia perdagangan manusia di Alor dengan modus bekerja di Jakarta.

"Tadi saya sudah antar langsung mereka ke Polres Alor Unit Tipiter Polres Alor untuk kepentingan penyelidikan karena ada dugaan perdagangan orang," ujar Buche Brikmar, warga Alor yang ikut mengamankan tiga TKW ini di Kupang, Kamis malam.

Dia mengatakan, keterangan tiga orang ini sangat penting untuk mengejar calo apakah terlibat dalam sindikat perdagangan orang atau bukan.

Baca Juga: Direkrut Calo untuk Bekerja di Jakarta, 3 Wanita Asal Alor Diamankan di Kupang

"Saya imbau kepada seluruh saudara kita di Alor agar tidak mudah terbuai dengan informasi dari siapapun soal pekerjaan dengan gaji dan bonus yang besar," katanya.
Ia mengatakan, informasi terkait pekerjaan harus

datang dari instansi resmi pemerintah seperti Depnaker atau perusahaan resmi berbadan hukum.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Artikel Terkait

Terkini

X