100 Tahun Terakhir, NTT Lolos Dari Serangan Wabah Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan

- Selasa, 10 Mei 2022 | 18:10 WIB
Peternak menggembalakan sapi di Oesao, Kabupaten Kupang, NTT.  (victorynews.id/Nahor Fatbanu)
Peternak menggembalakan sapi di Oesao, Kabupaten Kupang, NTT. (victorynews.id/Nahor Fatbanu)

KUPANG, VICTORYNEWS - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang ternak sapi di Jawa Timur rupanya pernah terjadi dahulu di Indonesia.

Meski demikian, NTT lolos dari serangan penyakit PMK itu.

Novalino Kallau, Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Hewan Universitas Nusa Cendana menampilkan linimasa sejarah masuknya PMK di Indonesia.

Baca Juga: Korwas Apresiasi Pelaksanaan UKK SMK Negeri 6 Kupang

Ia memaparkan ini, Selasa (10/5/2022) di dalam rapat koordinasi terhadap PMK di aula rapat Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang.

Menurutnya, wabah itu mulai pada tahun 1887 yaitu pada wilayah Malang, Sumatera dan Kalimantan.

Kemudian 1974 baru dilakukan vaksinasi lalu tahun 1980 hingga 1982 penyakit ini seolah-olah hilang atau tersembunyi. Barulah pada 1983 muncul kembali di Jawa Tengah dan mampu diatasi.

Baca Juga: Gelar Apel Perdana, Kapolda NTT Akui Operasi Semana Santa Berjalan Sukses

Kemudian pada tahun 1986 Indonesia dinyatakan bebas dari PMK. Tahun 1987 pada tingkat ASEAN juga mengakui Indonesia bebas dari PMK.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

71 Bintara Polda NTT Lolos Seleksi Perwira 2022

Sabtu, 24 September 2022 | 11:38 WIB

Kejati NTT Gelar Program JMS di SMA Negeri 12 Kupang

Kamis, 22 September 2022 | 19:40 WIB
X