Karam di Perairan Meko Flotim, KM Sirimau belum Berhasil Dievakuasi

- Rabu, 18 Mei 2022 | 08:50 WIB
Tim gabungan menggunakan KM Gandha Nusantara 14 saat berupaya mengevakuasi KM Sirimau yang karam di perairan Meko, Adonara, Flores Timur, NTT, Selasa (17/4/2022) malam. (Dok.Pol Airud)
Tim gabungan menggunakan KM Gandha Nusantara 14 saat berupaya mengevakuasi KM Sirimau yang karam di perairan Meko, Adonara, Flores Timur, NTT, Selasa (17/4/2022) malam. (Dok.Pol Airud)

LEWOLEBA, VICTORY NEWS -Kapal Motor (KM) Sirimau yang karam di perairan Meko, Kabupaten Flores Timur (Flotim) sejak Selasa (17/4/2022) hingga Rabu (18/4/2022) belum berhasil dievakuasi keluar dari lokasi karam.

PT Pelni yang mengerahkan KM Gandha Nusantara dari Kabupaten Lembata untuk membantu evakuasi kapal, belum berhasil mengeluarkan KM Sirimau sari lokasi karam.

Kasat Pol Airud Iptu Rajab Wukaero kepada wartawan, Rabu (18/4/2022) menjelaskan, KM Sirimau bertolak dari Pelabuhan Laut Lewoleba pada Selasa (17/4/2022) dan menabrak karang di perairan Meko saat hendak ke Pelabuhan Laurens Say, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT.

Baca Juga: Mantan Kadis Pendidikan Kabupaten Alor Siap Disidangkan atas Kasus Dugaan Korupsi DAK 2019

Tim gabungan yang terdiri dari Pol Air, TNI AL, TNI AD, Syahbandar dan PT Pelni yang saat ini masih berada di lokasi kejadian menggunakan KM Gandha Nusantara 14 milik Pemda Lembata masih terus berupaya mengeluarkan KM Sirimau dari lokasi karam.

Kapal yang memuat 784 orang penumpang itu hingga kini masih kandas karena belum bisa ditarik KM Gandha Nusantara 14.

“Kami masih terus berusaha untuk menarik kapal dari tadi malam tapi karena kapal Gandha Nusantara 14 milik Pemda Lembata terlalu kecil sehingga kapal belum bisa ditarik,” terang Iptu Rajab Wukaero.

Baca Juga: PUSKOPCUINA Gelar RAT 2022 dan Seminar Nasional di Atambua

Bersama tim gabungan, lanjutnya, masih terus dilakukan upaya untuk mengeluarkan kapal dari lokasi karam agar bisa melanjutkan pelayaran ke Maumere. Pihaknya juga sudah berupaya menghubungi tim SAR Maumere untuk membantu evakuasi.

Rencananya, tim SAR Maumere tiba pukul 13.00 Wita siang ini dan langsung dilakukan upaya evakuasi. Lagipula, pada saat itu air laut di selat antara Tanjung Ile Ape, Kabupaten Lembata dan Adonara sudah bagus sehingga diyakini evakuasi dapat dilakukan dengan baik.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Gunung Api Bawah Laut Muncul di Lembata NTT

Sabtu, 25 Juni 2022 | 18:12 WIB

STFK Ledalero Hasilkan 21 Uskup dan 1.962 Pastor

Kamis, 23 Juni 2022 | 10:11 WIB
X