Angka Stunting di Kabupaten Kupang Meningkat Drastis 24 Persen jadi 7.207 Kasus

- Rabu, 18 Mei 2022 | 19:07 WIB
 Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe saat rapat koordinasi lintas sektor penyusunan RAD dan peta jalan penurunan angka stunting di Kabupaten Kupang, NTT, Jumat (29/4/2022). (Alfret Otu victorynews.id)
Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe saat rapat koordinasi lintas sektor penyusunan RAD dan peta jalan penurunan angka stunting di Kabupaten Kupang, NTT, Jumat (29/4/2022). (Alfret Otu victorynews.id)

OELAMASI, VICTORY NEWS - Berdasarkan data bulan penimbangan Februari 2022 prevalensi angka stunting di Kabupaten Kupang meningkat drastis jadi 7.207 atau 24,1 persen anak Kabupaten Kupang alami stunting.

"Jumlah anak yang datang ditimbang pada bulan Februari lalu sebanyak 29.856 anak," ucap dr. Chindy Tefa di Oelamasi, Kabupaten Kupang, Rabu ( 18/05/2022).

Dia mengatakan, total sasaran 31.008 terdapat 29.856 anak dan terdapat 7.207 anak mengalami stunting yang tersebar di 24 kecamatan dari 27 puskesmas di Kabupaten Kupang.

Baca Juga: Wabub Kupang : Penurunan Stunting Jangan Hanya Sebatas Teori

Dia mengatakan, untuk kasus stunting sendiri, kasus prevalensi tertinggi di Kecamatan Amfoang Barat Laut, Puskesmas Soliu sebanyak 378 anak atau 44, 7 persen.

Disusul Kecamatan Amarasi Timur, Puskesmas Pakubaun 294 anak atau 43,2 persen, Kecamatan Amarasi Barat Puskesmas Baun 528 atau 40, 5 persen, Kecamatan Amfoang Barat Daya Puskesmas Manubelon 177 anak atau 35, 8 persen, Kecamatan Fatuleu Tengah Puskesmas Oelbiteno 167 anak atau 35, 4 persen.

Dia menjelaskan prevalensi angka stunting ini mengalami peningkatan karena saat pengukuran, sudah menggunakan alat antropometrik yang baru dan sesuai ukuran standar Kemenkes RI.

Baca Juga: 1 Dari 4 Anak di Kabupaten Kupang NTT Menderita Stunting

"Prevalensi tingginya angka stunting ini disebabkan oleh beberapa hal yakni pertama ketidakseragaman alat. Kedua tidak kuatnya lintas sektor dalam pengawalan masalah stunting," ujarnya.

Selain itu juga, tata laksana yang dilakukan oleh puskesmas sudah lakukan pembagian makan tambahan seperti biskuit dan konseling hingga kunjungan rumah tetapi orang tua atau pengasuh anak tidak tindak lanjut secara baik.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polres Kupang Gelar Lomba Menembak Antar Wartawan

Selasa, 21 Juni 2022 | 13:38 WIB
X