Kajari TTU Ancam Terbitkan DPO Saksi Kunci Korupsi Alkes RSUD Kefamenanu

- Rabu, 25 Mei 2022 | 15:49 WIB
Tersangka IWN saat dievakuasi ke RSUD Kefamenanu untuk diperiksa kesehatannya karena diketahui jatuh setelah ditetapkan sebagai tersangka. (victorynewsttu.id/Gusty Amsikan)
Tersangka IWN saat dievakuasi ke RSUD Kefamenanu untuk diperiksa kesehatannya karena diketahui jatuh setelah ditetapkan sebagai tersangka. (victorynewsttu.id/Gusty Amsikan)

 

KEFAMENANU, VICTORYNEWS - Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kajari TTU), Roberth Jimmy Lambila mengancam akan menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) bagi tiga orang saksi kunci dugaan korupsi proyek pengadaan alat kesehatan (Alkes) RSUD Kefamenanu tahun anggaran 2015.

Tiga saksi kunci warga luar NTT yakni dua orang berasal dari Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, berinisial INI dan IIR dan satu orang lainnya berinisial AI berasal dari Jakarta. Mereka memiliki peran penting dalam proyek alkes dengan kerugian negara mencapai Rp2,7 miliar.

Dalam kasus ini, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu periode 2014-2015, dr. I Wayan Niarta sudah ditahan penyidik Kejari TTU pada Selasa 24 Mei 2022 malam. Wayan diduga terlibat dalam dugaan korupsi Alkes di RSUD Kefamenanu.

Baca Juga: Kejari TTU Bongkar Dugaan Korupsi Alkes 2015, Kerugian Negara Mencapai Rp2,7 Miliar

Sesuai hasil penyidikan terungkap adanya dugaan korupsi khusus ICU RSUD Kefamenanu, Ponek Khusus Maternal dan pengadaan Alkes Ponek Khusus Noenatal tahun anggaran 2015.

Bersama Wayan, penyidik Kejari TTU juga menahan tiga tersangka rekanan PT. Mahira Anugerah Abadi, rekanan PT. Kitaya Citra Mandiri dan rekanan pelaksana PT. Maju Rahayu.

Informasi yang dihimpun, dr. Wayan kini sedang dirawat di RSUD Kefamenanu untuk memastikan kondisi kesehatannya. Ia diketahui sakit saat hendak ditahan penyidik Kejari TTU, Kejati NTT.

Baca Juga: Esok, Terduga Koruptor Alkes TTU Ongky Manafe Cs Disidangkan

Sementara tersangka lainnya ditahan di Rutan Kefamenanu, setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan hampir 11 jam.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Terkini

Kantor Desa Raimataus di Malaka Disegel Warga

Kamis, 4 Agustus 2022 | 05:00 WIB
X