Pemkab Lembata Diminta Pertimbangkan Kembali Alih Kelola Pelabuhan Laut Lewoleba

- Jumat, 3 Juni 2022 | 18:44 WIB
Ketua Fraksi Partai NasDem-PKS DPRD Lembata, Kristoforus Ricam (victorynews.id/hiero bokilia)
Ketua Fraksi Partai NasDem-PKS DPRD Lembata, Kristoforus Ricam (victorynews.id/hiero bokilia)

LEWOLEBA, VICTORY NEWS-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata, NTT diminta mempertimbangkan kembali rencana alih kelola Pelabuhan Laut Lewoleba kepada Pemerintah Pusat.

Pasalnya, Pelabuhan Lewoleba merupakan aset yang memberi sumbangsih besar bagi PAD.

Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Partai NasDem-PKS DPRD Lembata, Kristoforus Ricam kepada victorynews.id, Jumat (3/6/2022).

Baca Juga: Setelah SK Penerima Tuntas, Rumah Relokasi Korban Seroja di Manulai II Kupang Segera Ditempati

Pelabuhan Lewoleba, kata dia, merupakan salah satu aset utama yang berkontribusi besar untuk pendapatan asli daerah (PAD).

Sehingga sangat disayangkan jika tidak diurus secara baik dan tidak diberi dukungan anggaran secara terukur. Apalagi dialih kelola kepada pemerintah pusat.

DPRD Lembata mendorong Pemkab Lembata untuk terus berkomunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Pusat guna peningkatan infrastruktur dan pelayanan dan peningkatan SDM di kalangan OPD terkait. 

Baca Juga: 3 Wanita Jadi Korban Polisi Gadungan Asal TTS

"Kami dorong putra-putri daerah untuk dibekali dengan ilmu ketatalaksanaan kepelabuhan dan pelayaran sebagai insan perhubungan laut guna peningkatan kualitas operasi pelayanan jasa kepelabuhanan," kata dia.

Bagi dia, jika dikelola secara benar, transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggung jawabkan, maka Pelabuhan Lewoleba menjadi aset kebanggaan Pemda dan masyarakat Lembata.

Karenanya, ia mengajak segenap unsur di Lembata untuk membangun dan mengurus Pelabuhan Lewoleba dengan hati nurani dan bangga dengan apa yang sudah diwariskan oleh leluhur lewotanah- leuauq untuk kesejahteraan masyarakat Lembata.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X