Kabupaten Malaka Tertinggi Kasus Kematian PMI Selama Lima Bulan Terakhir

- Jumat, 10 Juni 2022 | 12:03 WIB
Salah satu jenazah PMI yang dipulangkan dan diterima oleh BP2MI NTT di Cargo Bandara El Tari Kupang. (Dok BP2MI NTT)
Salah satu jenazah PMI yang dipulangkan dan diterima oleh BP2MI NTT di Cargo Bandara El Tari Kupang. (Dok BP2MI NTT)

KUPANG, VICTORYNEWS - Selama lima bulan terakhir, Kabupaten Malaka mencetak rekor kematian Pekerja Migran Indonesia (PMI) tertinggi di NTT.

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat 11 PMI asal Kabupaten Malaka meninggal dunia lima bulan terakhir.

Data ini dibeberkan secara langsung oleh Kepala BP2MI NTT Siwa yang ditemui ruang kerjanya, Jumat (10/6/2022).

Baca Juga: Beli Sirih Pinang Pakai Aplikasi QRIS? Gubernur NTT Viktor Laiskodat Buktikan di Kabupaten Alor

Siwa menjelaskan, dari 22 Kabupaten/Kota di NTT kasus kematian PMI sejak Januari hingga Mei 2022 didominasi Kabupaten Malaka dengan 11 kasus dan diikuti Kabupaten Ende dengan 9 kasus.

"Tertinggi itu masih di Malaka dengan 11 orang dan diikuti Ende 9 kasus, Flotim 8 kasus, TTS 6 kasus, Kabupaten TTU dan Nagekeo 4 kasus sama, Kabupaten Lembata, Kabupaten Kupang dan Kabupaten Rote itu sama-sama masing-masing 2 kasus dan Manggarai Timur 1 kasus," jelasnya.

Baca Juga: Mantan Ketua DPRD NTT Periode 2004-2009 Mel Adoe Tutup Usia

Hingga saat ini Kota Kupang, Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Timur, dan Sabu Raijua belum adanya kasus yang PMI yang dipulangkan karena meninggal sejak lima bulan terakhir.

Baca Juga: Jasad Eril, Putra Ridwan Kamil Masih Utuh, Wangi dan Tersenyum

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X