Ahli ITE Sebut HP Milik Randi Badjideh dan Ira Ua Sudah Direset Pada Bulan September

- Senin, 13 Juni 2022 | 17:33 WIB
Terdakwa pembunuhan Ibu dan Anak Astri dan Lael, Randi Badjideh mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Kupang, Senin (14/6/2022).  (victorynews.id/Simon Selly)
Terdakwa pembunuhan Ibu dan Anak Astri dan Lael, Randi Badjideh mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Kupang, Senin (14/6/2022). (victorynews.id/Simon Selly)

KUPANG, VICTORYNEWS - Sidang kasus pembunuhan Ibu dan Anak, Astri Manafe dan Lael Maccabee (Astri dan Lael) dilanjutkan, Senin (13/6/2022).

Sidang lanjutan pembunuhan Astri dan Lael dengan terdakwa Randi Badjideh dilanjutkan denga pemeriksaan saksi yang dihadirkan JPU.

Saksi yang dihadirkan dalam sidang pembunuhan Astri dan Lael kali ini adalah Ahli ITE dari Uyelindo Kupang Yohanes Suban.

Baca Juga: Produk NTT Siap Diekspor ke Singapura

Di hadapan Hakim, Ahli ITE mengaku dirinya dimi oleh Polsek Alak untuk memeriksa 12 HP dan GPS sebuah mobil Rush.

Dari hasil pemeriksaan, 12 HP itu merupakan milik terdakwa Randi Badjideh dan Ira Ua, serta para saksi seperti Santi, Sonia, Arca, serta Korban dan yang lainnya.

Dari pemeriksaan 12 HP itu, ahli ITE itu menemukan HP milik Randi Badjideh dan Ira Ua sudah direset pada bulan September.

Baca Juga: BMKG: NTT Waspada Banjir Pesisir Hingga 15 Juni

Ahli ITE menambahkan, selain memeriksa HP ahli juga cloning GPS HP milik korban dan pelaku tidak berada bersama-sama saat berada dalam mobil Rush milik terdakwa.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X