Jaksa Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Toilet Rp500 Juta di Dinas Pariwisata Ende

- Senin, 13 Juni 2022 | 21:51 WIB
Kasi Pidsus Kejari Ende Muhammad Fakhry.  (victorynews.id/Son Bara)
Kasi Pidsus Kejari Ende Muhammad Fakhry. (victorynews.id/Son Bara)

ENDE, VICTORYNEWS - Aparat penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ende, NTT mengendus dugaan korupsi pembangunan 4 toilet di Dinas Pariwisata Ende,  yang menghabiskan dana miliaran rupiah.

Dana Empat toilet yang dibangun Dinas Pariwisata Ende bersumber dari Dana Alokasi Kusus (DAK) tahun 2021 sebesar Rp15 miliar, untuk penataan tiga destinasi wisata.

Dari dana tersebut pagu anggaran untuk pembangunan toilet sebesar Rp505.503.000, yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV Kasih Ibu.

Baca Juga: Bahas Budidaya Lobster, Gubernur NTT Temui Menteri Kelautan dan Perikanan RI

Dalam pelaksanaannya ada empat toilet yang dibangun oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ende masing-masing di destinasi wisata Pantai Kota Raja, Taman Rendo, Sao Ria Kelimutu dan Air Panas Detusoko.

Kabarnya, 4 toilet yang dibangun itu masing-masing menghabiskan dana sebesar Rp500 juta.

Saat ini, aparat penyidik Kejari Ende tengah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) terkait dugaan mark up dan korupsi pembangunan empat unit toilet itu.

Baca Juga: Heboh, Lurah Danga di NTT Hentikan Klinik Hukum

Langkah penyidik Kejari Ende tersebut dibenarkan oleh Kajari Ende Romlan Robin melalui Kepala Seksi Pidana Kusus (Kasi Pidsus) Muhammad Fakhry, kepada victorynews.id, Senin (13/6/2022) di kantor Kejari Ende.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kompor Meledak, Kos di Nagekeo NTT Terbakar

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:12 WIB

Unitri Malang Bangun Kerja Sama Dengan Pemkab Lembata

Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:29 WIB
X