Masuk Timor Leste Secara Ilegal, 9 WNI Dideportasi Imigrasi Timor Leste

- Selasa, 21 Juni 2022 | 18:12 WIB
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, K A Halim, bersama pihak Imigrasi Timor Leste foto bersama 9 WNI yang dideportasi.  (Dok. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua)
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, K A Halim, bersama pihak Imigrasi Timor Leste foto bersama 9 WNI yang dideportasi. (Dok. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua)

KUPANG, VICTORY NEWS-Sebanyak 9 orang Warga Negara Indonesia (WNI), dideportasi dari Negara Timor Leste, karena masuk ke negara tersebut secara ilegal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, K A Halim, kepada victorynews.id, Selasa (21/6/2022) menjelaskan, 9 WNI tersebut dideportasi oleh pihak Imigrasi Timor Leste setelah masuk secara ilegal.

"Setelah dilakukan wawancara singkat oleh petugas Imigrasi TPI PLBN Motaain 9 orang WNI tersebut berangkat menuju Distrik Atabae, Timor Leste," kata Halim melalui sambungan telepon.

Baca Juga: Bupati Ende: Terima Kasih Bank NTT

Sesuai informasi yang diterimanya, 9 WNI tersebut masuk ke Timor Leste pada Jumat 17 Juni 2022, melalui pantai Atapupu dengan menyewa sebuah kapal nelayan tepat pukul 19.00 Wita.

"Dengan menyewa kapal nelayan di sekitar pelabuhan Atapupu dengan tujuan untuk melaksanakan Upacara Adat Tabur Bunga 40 hari meninggalnya Saudara dan Nenek WNI tersebut di Timor Leste," terang dia.

Ia menambahkan, saat dilakukan deportase oleh Imigrasi Timor Leste, 9 WNI itu diterima langsung di gedung kedatangan TPI PLBN Motaain. Kemudian diarahkan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh pihak Karantina Kesehatan.

Baca Juga: Pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Manggarai Timur Ditutup Mulai Besok

Ia menjelaskan, sembilan WNI tersebut diamankan oleh pihak imigrasi Timor Leste di Distrik Atsabe, Timor Leste Pada tanggal 19 Juni 2022 Pukul 11.00 Wita.

"Saat itu hendak menaiki perahu dipantai Distrik Atsabe, untuk pulang ke Wilayah Indonesia. setelah diperiksa pihak imigrasi Timor Leste 9 orang WNI tersebut tidak dapat menunjukan Dokumen Perjalanan (Paspor) yang sah dan masih berlaku," pungkas Halim.***

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X