Bupati Manggarai Ajak KSP Sangosay Ikut Tangani Stunting

- Rabu, 22 Juni 2022 | 22:59 WIB
Bupati Manggarai,  Hery Nabit Menandatangani prasasti peresmian kantor KSP Sangosay, di Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Rabu (22/6/2022). Ia mengajak KSP Sangosay tangani stunting di Manggarai.  (Dok.Pribadi/Ayis Dhymand)
Bupati Manggarai, Hery Nabit Menandatangani prasasti peresmian kantor KSP Sangosay, di Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Rabu (22/6/2022). Ia mengajak KSP Sangosay tangani stunting di Manggarai. (Dok.Pribadi/Ayis Dhymand)

RUTENG,VICTORY NEWS-Bupati Manggarai, Herybertus G L Nabit atau Hery Nabit, mengajak Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sangosay supaya bisa terlibat dalam penanganan stunting di Kabupaten Manggarai, NTT.

Bupati Manggarai mengakui KSP Sangosay telah banyak membantu masyarakat. Namun ia meminta agar tahun ini fokus penanganan stunting.


Hal tersebut disampaikan Bupati Manggarai saat menanda tangani prasasti peresmian kantor KSP Sangosay, bertempat di Ruteng Kabupaten Manggarai, NTT, Rabu (22/06/2022).

Baca Juga: Sambangi Kejati NTT, LP2TRI Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Aset Pemkab Kupang di Jalan Veteran

"Ini hanya usulan saja.Tidak perlu terlalu banyak juga, kalau bisa satu tahun satu kali juga tidak masalah. Bagus kalau ke depannya ada program 'Sangosay Peduli Stunting'. Apapun nama programnya nanti tergantung manajemen Sangosay," kata Bupati Manggarai.

Menurut Bupati Manggarai, koperasi mengajarkan kita tentang sosialisme, hidup berkelompok dan gotong royong.

"Saya minta kita semua bahu membahu dengan pemerintah untuk memperbaiki sosial ekonomi masyarakat Manggarai dengan cara kita masing-masing," tutupnya.

Baca Juga: Peningkatan Spiritualitas dan Komunikasi Yang Baik Mampu Tangkal Radikalisme

Dalam kegiatan ini Bupati Manggarai juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada KSP Sangosay karena telah membantu 17.000 anggota koperasi di Manggarai.

"Kami bergembira, karena outstanding dari anggota 17.000 orang itu sebanyak 142 Miliar. Saya pikir itu sesuatu yang luar biasa. Coba bayangkan kalau koperasi ini tidak ada, maka kebutuhan 142 miliar itu tidak bisa dipenuhi," katanya.***

 

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Ende Dukung Bank NTT Jadi Bank Devisa

Senin, 19 September 2022 | 18:41 WIB

Bupati Nagekeo Ajak Masyarakat Tanam Anakan Bambu

Sabtu, 17 September 2022 | 05:00 WIB
X