Masuk Penyidikan, Kejari Ende Belum Kantongi Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Tiga Unit Dermaga Rakyat

- Kamis, 23 Juni 2022 | 16:25 WIB
Kasi Pidsus Kejari Ende, Muhammad Fakhry.  (victorynews.id/Son Bara)
Kasi Pidsus Kejari Ende, Muhammad Fakhry. (victorynews.id/Son Bara)

ENDE,VICTORY NEWS - Meskinpun sudah masuk ke tahap penyidikan, Kejari Ende Kejati NTT sejauh ini belum mengantongi atau menetapkan tersangka dugaan korupsi proyek tiga unit dermaga rakyat.

Pembangunan tiga unit dermaga yang dibidik Kejari Ende itu berlokasi di Kecamatan Maurole, Pulau Ende dan Nangapanda tahun 2019.

Fisik bangunan tiga dermaga tersebut dalam kondisi rusak, bahkan beberapa item pekerjaan belum dikerjakan hingga saat ini sehingga menjadi sasaran bidikan Kejari Ende

Baca Juga: Lima Desa Dampingan Bank NTT Cabang Ende Siap Ikut Lomba

Kepala Kejari Ende, Romlan Robin, melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Kusus (Kasi Pidsus) Kejari Ende, Muhammd Fakhri, kepada victorynews.id, Kamis, 23/06/2022) mengakui belum ada tersangka.

Fakhri sekaligus membantah rumor yang beredar, dimana status tersangka sudah ditetapkan dan para tersangka akan dilimpahkan Kejari Ende ke Pengadilan Tipikor Kupang.

"Sampai saat ini proses masih berjalan, belum ada tersangka yang ditetapkan. Kasusnya sudah pada tahapan penyidikan dan kita terus berproses sebelum penetapan tersangka," tegas Muhammad Fakhri.

Baca Juga: GERTAK Flores Lembata Dukung Kejari Ende Usut Dugaan Korupsi Proyek Toilet Dinas Pariwisata

Pembangunan fisik tiga dermaga rakyat pada tahun 2019 ditengarai bermasalah. Tiang pancang dermaga ada yang dalam kondisi miring dan pada musim tertentu terlihat tergantung.

Penyidik Kejaksaan Negeri Ende yang menangani kasus tersebut, saat ini telah menaikan statusnya dari penyelikan ke Penyidikan.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Gunung Api Bawah Laut Muncul di Lembata NTT

Sabtu, 25 Juni 2022 | 18:12 WIB

STFK Ledalero Hasilkan 21 Uskup dan 1.962 Pastor

Kamis, 23 Juni 2022 | 10:11 WIB
X