PAD Turun Terus, Banggar Minta Pemerintah lebih Serius Tingkatkan Pendapatan

- Kamis, 23 Juni 2022 | 17:55 WIB
Rapat Banggar DPRD Lembata dengan TAPD, Kamis (23/6/2022) di ruang rapat utama, Gedung Peten Ina. Banggar minta Pemkab Lembata serius tingkatkan PAD.  (victorynews.id/hiero bokilia)
Rapat Banggar DPRD Lembata dengan TAPD, Kamis (23/6/2022) di ruang rapat utama, Gedung Peten Ina. Banggar minta Pemkab Lembata serius tingkatkan PAD. (victorynews.id/hiero bokilia)

LEWOLEBA, VICTORY NEWS-Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lembata, NTT yang terus mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir menjadi catatan BPK RI Perwakilan NTT.

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lembata meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata untuk lebih serius lagi memperhatikan peningkatan pendapatan yang dapat menunjang PAD.

Hal ini mengemuka dalam rapat Banggar DPRD Lembata dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Kamis (23/6/2022).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Lembata Petrus Gero didampingi Wakil Ketua DPRD Lembata Begu Ibrahim dihadiri 10 anggota Banggar.

Baca Juga: Korinus Masneno Beri Sinyal Maju Bupati Kupang Periode II

Dari TAPD hadir Ketua TAPD yang juga Sekda Lembata Paskalis Ola Tapobali didampingi Asisten I Irenius Suciadi dan Kepala Bapelitbangda drh Mathias AK Beyeng dan sejumlah staf.

Yos Boli Muda, anggota Banggar D pada kesempatan itu lebih memfokuskan perhatiannya pada tiga OPD yakni Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, dan Dinas Pariwisata yang menurutnya capaian PAD-nya paling rendah.

Ia meminta Pemkab Lembata mengubah mekanisme kerja agar tidak asal-asalan. Ia juga meminta pemerintah memperhatikan formula dan cara terbaik untuk mencegah terjadinya kebocoran pendapatan.

Ia juga menyoal retribusi parkir di Pasar TPI. Selama ini, untuk tagihan retribusi parkir pemerintah bekerja sama dengan pihak ketiga.

Baca Juga: Ini Filosofi Merintis Bisnis Ala Ama Upe, Penjual Salome di Jalan Polisi Militer Kupang

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Gunung Api Bawah Laut Muncul di Lembata NTT

Sabtu, 25 Juni 2022 | 18:12 WIB

STFK Ledalero Hasilkan 21 Uskup dan 1.962 Pastor

Kamis, 23 Juni 2022 | 10:11 WIB
X