Kejari Ngada Selamatkan Keuangan Daerah Nagekeo Rp315,7 Juta Lebih dan Sertifikat Jaminan

- Kamis, 23 Juni 2022 | 22:25 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ngada, Zulfikar Nasution saat menyerahkan uang negara yang diselamatkan kepada Pemda Nagekeo dan diterima langsung oleh Bupati Nagekeo dr Johanes Don Bosco Do, Kamis (23/6/2022). (victorynews.id/bernard sapu)
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ngada, Zulfikar Nasution saat menyerahkan uang negara yang diselamatkan kepada Pemda Nagekeo dan diterima langsung oleh Bupati Nagekeo dr Johanes Don Bosco Do, Kamis (23/6/2022). (victorynews.id/bernard sapu)

MBAY, VICTORY NEWS-Bantuan Hukum Non Litigasi dari Kejaksaan Negeri (Kejari Ngada) berhasil menyelamatkan keuangan daerah Kabupaten Nagekeo sebesar Rp315.743.595 (Rp315,7 juta lebih) dan sertifikat jaminan untuk dana yang tersisa, sesuai hasil LHP inspektorat Nagekeo.

Hal itu disampaikan oleh Kajari Ngada, Zulfikar Nasution dalam rapat di lantai 1 Kantor Bupati Nagekeo, Kamis (23/6/2022).

Ia mengatakan, dalam permintaan bantuan hukum non litigasi, Pemda Nagekeo mengharapkan Kejari Ngada melalui Bidang Datun dapat melakukan penagihan para tertagih pasca dilakukan sidang Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (MP-TPTGR) tahun 2021 guna pemulihan keuangan daerah.

Baca Juga: Wabah PMK Meluas Jelang Idul Adha, Kemenag Akan Siapkan Aturan Hewan Kurban

Dari hasil pertemuan para pihak (Inspektorat dan para tertagih) disepakati bahwa para pihak tertagih sebanyak 9 orang dari berbagai Satuan Kerja (Satker) bersedia membayar keuangan sesuai dengan data LHP Inspektorat dengan cara tunai dan mencicil serta dapat juga berupa sertifikat tanah sebagai jaminan untuk mengganti keuangan yang telah disalahgunakan.

"Tindak lanjut upaya pemulihan yang berhasil dilakukan oleh Tim Datun pada Kejaksaan Negeri Ngada yaitu 9 orang tertagih dengan total pemulihan keuangan yang berhasil dilakukan sebesar Rp964. 579.968 yang terdiri dari dari uang tunai sebesar Rp315.743.595 dan yang belum sanggup membayar lunas meminta tempo penundaan waktu pembayaran selama tiga bulan jaminan sertifikat tanah dan diaktanotariskan," ungkapnya.

Dikatakannya lagi sertifikat tanah yang dijaminkan itu sebanyak 6 lembar atau 6 bidang tanah dengan total Rp648.836.373.

Baca Juga: 40 Warga 6 Desa Wisata Asal Kabupaten Sikka Studi Lapangan di Desa Detusoko Barat Ende

Pantauan victorynews.id, Kajari Ngada, Zulfikar Nasution langsung menyerahkan Uang tunai sebesar Rp315,7 juta lebih kepada Pemda Nagekeo dan diterima langsung oleh Bupati Nagekeo dr Johanes Don Bosco Do disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Nagekeo Marianus Waja dan Sekda Nagekeo Lukas Mere dan sejumlah tamu undangan dari Forkompinda Nagekeo.

Selain uang tunai, juga diserahkan sertifikat tanah sebanyak 6 bidang sebagai jaminan dari para tertagi.***

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X