Gubernur NTT Beberkan Kekayaan Budaya NTT Kepada Laskar Rempah

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 14:45 WIB
Siswa-siswi SMA di Kota Kupang saat menyambut KRI Dewaruci dan Rombongan Laskar Rempah RI dengan tarian Ja'i. (victorynews.id/Kekson Salukh)
Siswa-siswi SMA di Kota Kupang saat menyambut KRI Dewaruci dan Rombongan Laskar Rempah RI dengan tarian Ja'i. (victorynews.id/Kekson Salukh)

KUPANG, VICTORYNEWS - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan bahwa NTT memiliki kekayaan budaya yang  sangat beragam yang tersebar di berbagai wilayah.

Kekayaan budaya tersebut masing-masing memiliki keunikan dan kekhasan  yang dipengaruhi oleh tradisi masyarakat pendukungnya.

"Keragaman kebudayaan daerah dengan segala cirinya tersebut adalah suatu keunggulan dan kebanggaan bagi kami, sehingga kami secara terus menerus berupaya untuk melestarikan, mengembangkan dan mempromosikan kepada generasi muda, masyarakat luas hingga   menyebar melewati  lintas batas geografis ke berbagai penjuru dunia, " ujarnya.

Baca Juga: Danlantamal VII Kupang Sambut KRI Dewaruci dan Rombongan Laskar Rempah RI

Gubernur NTT dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt Sekda NTT Yohana Lisapaly saat menyambut KRI Dewaruci, dan rombongan Laskar Rempah RI, Sabtu (25/6/2022) di Pelabuhan Tenau Kupang.

Gubernur Viktor mencontohkan  kekayaan budaya tak benda di NTT seperti Natoni (sapaan adat suku Timor), Tarian Jai dari Ngada yang pada tahun 2021 telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kemendikbud RI, ritual perburuan ikan paus di Lamalera, dan Pasola dari Sumba Barat.

Baca Juga: PT PLN Gandeng Pemprov NTT dan Undana Kupang Gerakan Ekonomi Kerakyatan Lewat Co-Firing

Di samping kebudayaan takbenda, kata Gubernur NTT, ada juga peninggalan prasejarah seperti  situs Gua Liang Bua di Manggarai Barat tempat ditemukannya Homoflorensis yang diperkirakan hidup pada 13.000-12.000 SM.

Ada juga  Situs Gua Hunian Manusia Prasejarah Nuat Bkau di Kabupaten Kupang,  Kampung Adat Wai Rebo di Manggarai yang sering dijuluki Negeri diatas awan, Kampung Adat Bena di Ngada, Kampung Adat Praiyawang di Sumba Timur, Kampung Adat Praijing di Sumba Tengah dan masih banyak kampung adat yang eksotis. 

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kompor Meledak, Kos di Nagekeo NTT Terbakar

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:12 WIB

Unitri Malang Bangun Kerja Sama Dengan Pemkab Lembata

Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:29 WIB
X