Terkait Kemunculan 3 Gunung Berapi Bawah Laut Lembata, PVMBG yang Harus Menjelaskan

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 22:04 WIB
Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Kabupaten Lembata akhir November 2020 lalu (Dok FB Marlyn Rambu)
Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Kabupaten Lembata akhir November 2020 lalu (Dok FB Marlyn Rambu)

LEWOLEBA, VICTORY NEWS-Kemunculan 3 gunung berapi baru di bawah laut di Utara Pulau Lembata, Flores, NTT, sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Stanislaus Arakian, dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Ile Lewotolok kepada media, Sabtu (25/6/2022) menjelaskan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui kemunculan tiga gunung berapi bawah laut tersebut. Untuk itu, pihaknya perlu berkoodinasi dengan PVMBG karena mereka yang bisa menjelaskan kapan gunung bawah laut itu ditemukan.

"Kami di pos pengamatan (PGA) belum mengetahui kapan itu terjadi," kata Stanislaus Arakian.

Baca Juga: Aprindo Minta Dokter Mobil Serap Tenaga Kerja Lokal

Sementara itu, terkait perkembangan Ile Lewotolok, selain potensi ancaman bagi desa-desa di wilayah Timur-Timur Laut, potensi guguran material lapuk hasil erupsi di masa silam perlu diantisipasi khusus oleh warga Desa Jontona.

Dikatakannya, material lapuk dengan volume kurang lebih 400.000 meter kubik dikhawatirkan bisa menimbulkan guguran atau longsoran jika terjadi erupsi besar dan berpotensi menimbulkan awan panas.

Longsoran, kata dia, lebih mengarah ke Desa Jontona karena berhadapan dengan arah bukaan kawah.***

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X