Ada 203 Imigran di Kota Kupang, Berikut Biaya Makan Minum Mereka Setiap Harinya

- Minggu, 26 Juni 2022 | 12:52 WIB
Kepala Rudenim Kupang Heksa Asik Soepriadi memberiksn penjelasan kepada awak media terkait para Imigran yang ada di Kupang.  (victorynews.id/Yapi Manuleus)
Kepala Rudenim Kupang Heksa Asik Soepriadi memberiksn penjelasan kepada awak media terkait para Imigran yang ada di Kupang. (victorynews.id/Yapi Manuleus)

KUPANG, VICTORYNEWS - Saat ini, sebanyak 203 orang Warga Negara Asing (WNA) yang merupakan Imigran yang mengungsi dari Negaranya yang ada di Kota Kupang.

Para Imigran itu sementara ditampung di beberapa Hotel di Kota Kupang.

Hotel-hotel yang digunakan untuk menampung para Imigran itu adalah Hotel Lavender, Hotel Kupang In, dan Hotel Ina Bo'i.

Baca Juga: Coba Bunuh Diri di Jembatan Liliba Kota Kupang, Imigran Asal Afghanistan Terancam Diisolasi

"Ada 203 pengungsi, yaitu 3 orang warga Negara Pakistan dan yang 200-nya warga Negara Afganistan," kata Kepala Rumah Detensi Imigrasi Kupang Heksa Asik Soepriadi saat menjawab victorynews.id, Sabtu (25/6/2022) malam.

Dia mengaku bahwa terkait makan-minum para Imigran tersebut setiap harinya sudah diatur oleh IOM yang bertanggung jawab kebutuhan dan fungsi para WNA tersebut.

"Terkait makan minum mereka sudah jelas, tiap bulan itu mereka ditanggung oleh IOM. Anggarannya itu dari Pusat dan sumbangan dari beberapa Negara," kataya.

Baca Juga: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Komitmen Wujudkan Sekolah Rempah

Ia menjelaskan bahwa saat ini para WNA tersebut diberikan kebutuhan hidup dalam bentuk uang setiap bulannya yakni orang dewasa Rp1.250.000 sedangkan anak-anak sebesar Rp500.000 per orang.

"Dulu itu pernah tidak dalam bentuk uang, pernah sama IOM mereka diberikan dalam bentuk makanan, seperti beras, daging, Roti dan sebagainya. Namun diubah menjadi uang, karena pernah terjadi hal yang kurang bagus yaitu mereka (para WNA) malah menjual makanan-makanan itu untuk mendapatkan uang di jalanan," tuturnya.

Baca Juga: Petugas Imigrasi Disebut Aniaya Imigran yang Naik ke Atas Jembatan Liliba, Ini Penjelasan Rudenim Kupang

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kompor Meledak, Kos di Nagekeo NTT Terbakar

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:12 WIB

Unitri Malang Bangun Kerja Sama Dengan Pemkab Lembata

Selasa, 9 Agustus 2022 | 22:29 WIB
X