Bupati Sabu Raijua Pantau Progres Jalan Tani di Desa Depe

- Kamis, 30 Juni 2022 | 08:54 WIB
Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke didampingi Penjabat Kepala Desa Depe, Alfret Radja saat meninjau pembangunan jalan tani Desa Depe, Rabu (29/6/2022).  (Dok.Humas Desa Depe)
Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke didampingi Penjabat Kepala Desa Depe, Alfret Radja saat meninjau pembangunan jalan tani Desa Depe, Rabu (29/6/2022). (Dok.Humas Desa Depe)

SEBA, VICTORY NEWS-Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke memantau secara langsung progres pekerjaan jalan Tani di Desa Depe, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, NTT yang dianggarkan dari Dana Desa, Rabu (29/6/2022) siang.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Camat Sabu Barat Yulens Koro, dan Ketua BPD Desa Depe, Hernid Nguru Diu.


Di sela-sela pemantauan tersebut, Bupati Sabu Raijua berharap dengan adanya jalan tani bisa meningkatkan produksi pertanian serta bisa membuka akses ke lahan-lahan produktif warga.

Baca Juga: Dari Ukraina, Presiden Jokowi dan Rombongan Kembali ke Polandia Sebelum Menuju Rusia

Lebih lanjut Rihi Heke menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Depe atas kesadarannya memberikan lahan sehingga bisa membuka akses ke lahan-lahan pertanian warga.

"Saya sebagai Bupati menyampaikan terima kasih banyak kepada Masyarakat Desa Depe atas kesadarannya memberikan lahan untuk dibuka akses ke areal pertanian, ini yang kita harapkan karena membangun Sabu Raijua harus secara bersama-sama baik Pemerintah maupun masyarakat, " ujar Rihi Heke.

Bupati Rihi Heke meminta Kepala Desa Depe, Alfret Radja untuk mengawasi semua proses pekerjaan sehingga sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat.

Ia juga berterima kasih kepada Penjabat Kepala Desa Depe karena dengan Dana yg Terbatas bisa membangun Jalan  Pertanian dengan sangat bagus.

Baca Juga: Di Istana Maryinsky, Presiden Joko Widodo Bilang Begini ke Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy

Penjabat Kepala Desa Depe, Alfret Radja ketika dikonfirmasi victorynews.id mengatakan, walaupun pembangunan jalan tani itu tidak menjawab kebutuhan secara tuntas karena keterbatasan anggaran namun bisa menjadi salah satu pilihan alternatif sehingga akses menuju lahan-lahan produktif warga bisa dijangkau dengan baik.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X