Soal Dua Sertifikat di Pelabuhan Lewoleba, ini Penjelasan Kepala BPN Lembata

- Kamis, 30 Juni 2022 | 15:14 WIB
Denah aset tanah Pemkab Lembata di Kompleks Pelabuhan Laut Lewoleba.  (victorynews.id/Hiero Bokilia)
Denah aset tanah Pemkab Lembata di Kompleks Pelabuhan Laut Lewoleba. (victorynews.id/Hiero Bokilia)

LEWOLEBA, VICTORYNEWS - Penerbitan dua sertifikat tanah di Pelabuhan Laut Lewoleba merupakan pembaharuan atas sertifikat lama yang pernah terbit tahun 1990-an atas nama Kanwil Perhubungan Laut Wilayah IX.

Penerbitan sertifikat pembaharuan itu juga untuk menyesuaikan nomenklatur nama disesuaikan dengan ketentuan nama terbaru.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN/ATR) Kabupaten Lembata Eduward M Y Tuka kepada victorynews.id, Kamis (30/6/2022) menjelaskan dua sertifikat sebelumnya milik Syahbandar sudah ada sejak 1990-an.

Baca Juga: Banjir Landa Malaka dan Sumba Timur, Terancam Gagal Panen

Lalu, karena ada rencana peningkatan kualitas dermaga dan aset yang terdaftar di BMN (Barang Milik Negara) Kementrian Perhubungan Laut, maka sertifikat yang lama diperbaharuai termasuk ganti nama.

"Sesuai nomenklatur baru wajib atas nama Pemerintah RI Cq. Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Laut. Jadi itu yang kami lakukan. Tidak ada pemecahan atas sertipikat hak pakai milik Pemkab Lembata," jelas Eduward M Y Tuka.

Sehingga, tanah hak pakai Pemda Lembata tahun 2005 seluas lebih kurang 7,7 Hektare (Ha) belum ada pemecahan. 

Baca Juga: Kasus Wali Kota, Ini Hal Yang Meringankan PPK dan Bendahara PPK

"Bila penyerahan terdahulu oleh Pemda sejauh yang ia ketahui, hak pakai itu belum diajukan pemecahan atau pemisahan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BAKTI Kominfo Dorong Kebangkitan UMKM di Lembata

Selasa, 16 Agustus 2022 | 09:37 WIB
X