Dinas Pertanian Nagekeo Salurkan Bantuan Benih Oplosan Bagi Ratusan Petani Sawah

- Kamis, 7 Juli 2022 | 16:15 WIB
Romualdus Dera (45) salah seorang petani di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT memperlihatkan kepada victorynews.id benih padi oplosan bantuan dari Dinas Pertanian, Kamis (7/7/2022).  (victorynews.id/bernard sapu)
Romualdus Dera (45) salah seorang petani di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT memperlihatkan kepada victorynews.id benih padi oplosan bantuan dari Dinas Pertanian, Kamis (7/7/2022). (victorynews.id/bernard sapu)

MBAY, VICTORY NEWS-Petani di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT kaget setelah menerima benih oplosan dari Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo.

Beni oplosan tersebut diketahui setelah para petani membuka bungkusan beni bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo tersebut.

"Saya baru tahu bahwa benih yang kami terima ini merupakan benih oplosan, ketika kami buka ternyata benih oplosan, ada yang warna merah, dan juga ada yang sudah tumbuh," ungkap salah seorang petani, Romualdus Dera (45), warga Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, kepada victorynes.id, Kamis (7/7/2022).

Baca Juga: 249 Bintara Polri Polda NTT Dilantik, Wakapolda: Jalankan Amanah dengan Baik

Romualdus menyampaikan, bantuan benih tersebut akan diberikan kepada 150 lebih petani sawah. Namun bantuan yang diberikan tidak sesuai usulan dari para petani.

"Usulan kami sesuai Rencana Definitif Kelompok Kerja (RDKK) pada Dinas Pertanian saat itu benih padi jenis Inpari GT, namun yang kami terima jenis benih padi oplosan. Kalau ditotalkan semua kami berjumlah 4 ton untuk disalurkan kepada sejumlah kelompok petani Raewali KM II Kiri," tandasnya.

Ia mengatakan, para petani dipanggil pihak Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo untuk menerima bantuan benih, Rabu (6/7/2022). Saat para petani membuka benih tersebut di rumah, ternyata oplosan atau palsu.

Baca Juga: Cuaca Belum Normal, PHBI Malaka Belum Pastikan Tempat Sholat Idul Adha 1443 H

"Kami sudah sampaikan kepada pihak Dinas Pertanian, bagaimana kalau benih ini kami giling untuk makan, pihak dinas menjawab jangan nanti anda dipenjara, terus kalau benih oplosan yang disalurkan pihak dinas pertanian yang oplosan ada sanksi atau tidak?," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo, melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ahmad Efendi Pua Upa, kepada victorynews.id membenarkan adanya benih yang kualitasnya jelek diterima oleh para petani sawah.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X