Distan Nagekeo Bantah Berikan Bantuan Benih Oplosan Kepada Petani

- Jumat, 8 Juli 2022 | 21:31 WIB
Romualdus Dera (45) salah seorang petani di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT memperlihatkan kepada victorynews.id benih padi oplosan bantuan dari Dinas Pertanian, Kamis (7/7/2022).  (victorynews.id/bernard sapu)
Romualdus Dera (45) salah seorang petani di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT memperlihatkan kepada victorynews.id benih padi oplosan bantuan dari Dinas Pertanian, Kamis (7/7/2022). (victorynews.id/bernard sapu)

MBAY, VICTORY NEWS-Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Nagekeo, NTT membantah telah membagikan bantuan benih padi oplosan kepada petani seperti yang diberitakan di berbagai media massa.

Distan Nagekeo menyatakan bahwa bantuan benih padi yang dibagikan merupakan benih campuran varietas lain (CVL), bukan benih padi oplosan.

Hal ini disampaikan Kepala Distan Nagekeo, Oliva Monika Mogi, saat ditemui victorynews.id di ruang kerjanya, Jumat (8/7/2022).

Baca Juga: Piala AFF 2022: Babak Pertama, Timnas Indonesia U 19 Unggul 3-1 Atas Filipina

Ia menjelaskan, bantuan benih yang diberikan bersumber dari dana APBD II Tahun 2022, sebanyak 15 Ton varietas Inpari 6 JT dan Membramo untuk 500 Ha. Bantuan itu diperuntukkan bagi 29 kelompok tani dengan jumlah petani sebanyak 648 orang.

Sumber benih bantuan, kata dia, berasal dari Produsen Benih di Manggarai Timur sebanyak 13.245 Kg Varietas Inpari 6 JT yang dibuktikan dengan surat Keterangan Mutasi Benih Nomor 521.21/28/VI/PBT-MT/Q/2022 tanggal 20 Juni 2022 dan dari Produsen Benih Nagekeo (Kelompok Tani Mia Mawe III) sebanyak 1.755 Kg Varietas Membramo.

Olivia menambahkan, proses pendropingan benih telah dilaksanakan oleh pihak ke III/Penyedia berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Benih Secara Visual Nomor III. PBT-NGK.310.40.11/VI/2022, tanggal 28 Juni 2022.

Baca Juga: DPRD Kota Kupang Minta PD Pasar Ringankan Biaya Sewa Kios di Stadion Merdeka

Terkait persoalan yang terjadi pascapendropingan benih padi yang dikomplain oleh petani pada kelompok tani Raiwali di P3A KM II 2 Kiri, karena adanya CVL pada benih padi varietas Inpari 6 JT, pihak Dinas Pertanian telah melakukan pengecekan langsung di lapangan dan meminta pihak ke III/Penyedia untuk segera mengganti benih tersebut.

Pihak ke III/Penyedia bersedia mengganti benih yang mengandung CVL tersebut dan petani yang menyampaikan keluhan mengenai benih yang memiliki CVL sebanyak 35 Kg telah mengambil benih pengganti dari penyedia pada hari Kamis tanggal 07 Juli 2022.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X