Koordinator Pokja Stunting NTT Apresiasi Bank NTT

- Kamis, 14 Juli 2022 | 09:46 WIB
Direktur Utama Bank NTT Alex Riwu Kaho menyuap makanan tambahan kepada anak-anak di Kabupaten Kupang. (victorynews.id/Kekson Salulh)
Direktur Utama Bank NTT Alex Riwu Kaho menyuap makanan tambahan kepada anak-anak di Kabupaten Kupang. (victorynews.id/Kekson Salulh)

KUPANG, VICTORYNEWS - Koordinator Kelompok Kerja atau Pokja Stunting NTT Sarah Lery Mboeik mengapresiasi keterlibatan Bank NTT dalam penanganan stunting.

Menurut Koordinator Pokja Stunting NTT, Bank NTT yang memberikan makanan tambahan (PMT) bagi anak usia 6-23 bulan itu bukti kolaborasi pemerintah dan seluruh elemen dalam mencegah dan menangani stunting.

"Ini merupakan strategi nasional dimana pemerintah harus melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam penanganan stunting di Indonesia khususnya di NTT. Salah satu buktinya itu adalah keterlibatan Bank NTT yang terlibat aktif dalam menangani stunting di NTT," Koordinator Pokja Stunting NTT kepada victorynews.id, Rabu (13/7/2022) petang.

Baca Juga: Peraturan Jabatan Fungsional Direvisi, Ada Tugas Tambahan Untuk Pejabat Fungsional

Lanjut Sarah Lery Mboeik, Bank NTT telah melibatkan  seluruh elemen masyarakat dari tingkat provinsi hingga tingkat desa dalam menangani stunting.

Bank NTT telah menyalurkan PMT bagi 6.000 anak stunting yang tersebar di puluhan kabupaten yang ada di NTT.

"Pokja stunting sangat mengapresiasi terobosan yang diambil Bank NTT dalam penanganan stunting di NTT, " tandasnya.

Baca Juga: Psikolog Sebut Istri Kadiv Propam Polri Menangis Terus Menerus

Pemerintah Provinsi NTT, kata Sarah, sejak tahun 2018 hingga sekarang telah berupaya keras untuk menurunkan prevalensi stunting dengan melaksanakan aksi konvergensi atau kerjasama lintas sektoral dalam lingkup Pentahelix (Pemerintah, PT, Swasta, Masyarakat, dan Media Masa).

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X