400 Bidang Tanah di Kabupaten Kupang Gagal Diukur Karena Warga Tak Punya Uang

- Senin, 25 Juli 2022 | 18:03 WIB
Aparat Desa Poto saat menerima biaya administrasi pembayaran pengurusan sertifikat tanah di Desa Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang beberapa waktu lalu. (Dok Warga Desa Poto)
Aparat Desa Poto saat menerima biaya administrasi pembayaran pengurusan sertifikat tanah di Desa Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang beberapa waktu lalu. (Dok Warga Desa Poto)

OELAMASI, VICTORY NEWS - Sebanyak 400 bidang tanah warga Desa Poto di Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, NTT gagal diukur karena warga tak punya uang bayar biaya administrasi.

"Kita Desa Poto dapat kuota urus sertifikat tanah sebanyak 1.000 bidang," kata salah satu warga Desa Poto Karel Manu di Desa Poto, Kecamatan Fatule'u, Kabupaten Kupang, Senin (25/7/2022).

Dia mengatakan, pembatalan pengukuran tanah oleh warga Desa Poto itu sekitar 400 lebih bidang tanah karena Kepala Desa Poto Yustus Kofi meminta uang administrasi saat hendak mengambil blanko.

Baca Juga: Diduga Lakukan Pungli, Warga Desak Polres Kupang Periksa Kades Poto

Karel menjelaskan, untuk mengambil formulir  permohonan mengurus sertifikat itu pemerintah Desa Poto mewajibkan warga untuk menyetor Rp50.000 per bidang tanah.

"Apabila warga tidak menyetor Rp50.000 per bidang maka warga tidak boleh mengurus tanahnya sehingga sekitar 400 lebih tanah itu tidak diurus sertifikatnya," katanya. 

Menurut dia banyak warga yang tidak mampu untuk membayar sehingga mengurungkan niatnya untuk mengurus tanah milik mereka.

Baca Juga: Warga Desa Poto di Kabupaten Kupang Datangi Polres Kupang, Hal Ini Jadi Pemicu

Selain itu, dugaan  pungutan liar yang dilakukan oleh Kepala Desa foto itu telah dilaporkan di Polres Kupang. Ia mengaku, saat ini masih menunggu penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Kupang.

Terpisah, sebelumnya Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kupang Bernadus Poy mengatakan biaya redistribusi tanah itu ditanggung dari proses pembuat hingga penyerahan sertifikat.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PERHATIAN! GMIT Kini telah Dirikan YLBH Abdi Damai

Selasa, 6 Desember 2022 | 08:20 WIB

5 Suku di Malaka Segel Kantor Desa Numponi

Selasa, 29 November 2022 | 08:16 WIB
X