Peralatan Belum Optimal, Nelayan Malaka Hanya Menghasilkan 600 Ton Ikan per Tahun

- Kamis, 28 Juli 2022 | 07:43 WIB
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Malaka, Rofinus Seran Bria. (victorynews.id/wilfrid wedi)
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Malaka, Rofinus Seran Bria. (victorynews.id/wilfrid wedi)

BETUN, VICTORYNEWS-Nelayan di Kabupaten Malaka, NTT hanya mampu menghasilkan 600 ton ikan per tahun. Hal ini disebabkan belum optimalnya alat penangkapan ikan yang tersedia.

Produksi ikan dari nelayan di Malaka seharusnya bisa lebih dari dari 600 ton per tahun jika alat penangkapan ikan lebih optimal.

Hasil penangkapan ikan nelayan yang hanya 600 ton per tahun didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan di dalam wilayah Kabupaten Malaka.

Baca Juga: Simak! Ini Jadwal Terbaru Kapal Ferry di NTT

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Malaka, Rofinus Seran Bria, Rabu (27/7/2022).

"Kita punya peralatan ikan masih sangat terbatas. Jadi hasil tangkapan belum mencapai 1.000 ton pertahun. Sementara,dari 600 ton ikan itu proses pendistribusian hanya berlangsung di Malaka saja dan tidak keluar daerah," jelasnya.

Selain peralatan belum optimal, nelayan di Malaka juga bersifat musiman. Hal ini menjadi penyebab produksi ikan baru 600 ton per tahun.

Baca Juga: Camat Borong Lepas Tim Rebog Menuju Bupati Manggarai Timur Cup VI di Dampek

Sementara hasil tangkapan ikan dalam jumlah yang banyak di Malaka berasal dari nelayan-nelayan dari luar NTT seperti dari Buton dan Bali.

"Karena mereka menggunakan kapal dan hasil tangkapan itu mereka tidak lapor ke kita.Nah, ini menjadi masalah.Di satu sisi kita tidak punya peralatan yang lengkap," ujarnya.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Kupang Bahas KLHS dan Revisi RTRW

Rabu, 5 Oktober 2022 | 18:26 WIB
X